Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Hari Pertama Ngantor, Bupati Polman Samsul Mahmud Disambut Ricuhnya Demo Mahasiswa

Aksi demonstrasi yang dilakukan oleh Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Polewali Mandar di gerbang Kantor Bupati Polman berakhir ricuh pada Senin.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Endra Kurniawan
zoom-in Hari Pertama Ngantor, Bupati Polman Samsul Mahmud Disambut Ricuhnya Demo Mahasiswa
Tribun Sulbar/Fahrun Ramli
DEMO MAHASISWA - Aksi demonstrasi HMI Cabang Polman di gerbang Kantor Bupati Polman Jl Manuggal, Kelurahan Madatte, Kecamatan Polewali, berakhir ricuh, Senin (3/3/2025). Kericuhan terjadi lantaran massa hendak membakar ban, namun dihalangi Satpol PP Polman. 

TRIBUNNEWS.COM, Polman - Aksi demonstrasi yang dilakukan oleh Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Polewali Mandar di gerbang Kantor Bupati Polman berakhir ricuh pada Senin (3/3/2025).

Demonstrasi ini berlangsung di Jl. Manuggal, Kelurahan Madatte, Kecamatan Polewali, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, dan menjadi momen pertama bagi Bupati terpilih H. Samsul Mahmud dan Andi Nursami Masdar untuk bertugas.

Para mahasiswa mengangkat sejumlah isu penting yang terjadi di Polman, termasuk masalah di PDAM Wai Tipalayo dan isu uang pulsa kader BKKBN Polman.

Baca juga: Sempat Jadi Korban Prank, Bidan Teladan di Polman Sulbar Menangis Terima Motor dari Pj Bupati

Mereka berusaha menyampaikan aspirasi tersebut kepada bupati yang baru menjabat.

Meskipun Penjabat Sekda Polman, Hamdani Hamdi, sempat menemui mahasiswa untuk mendengarkan aspirasi mereka, pertemuan tersebut tidak memuaskan demonstran.

Mahasiswa merasa tidak ada tanggapan yang memadai dari pihak pemerintah daerah.

Kericuhan dan Tindakan Represif

Kericuhan terjadi ketika mahasiswa mencoba membakar ban bekas di depan gerbang kantor bupati.

Rekomendasi Untuk Anda

Upaya tersebut dihalau oleh Satpol PP yang sudah bersiaga.

"Ada pemukulan terhadap kader kami, namun di dalam pengamanan tidak ada yang mengaku," ungkap Sabaruddin, koordinator lapangan aksi.

Baca juga: Profil Pj Bupati Polman Muhammad Ilham Borahima yang Diduga Terseret Kasus Penipuan Seragam Linmas

Ia menilai tindakan Satpol PP sebagai bentuk premanisme dan represif.

Sabaruddin menyatakan bahwa tuntutan mereka tetap akan disampaikan kepada Bupati Polman.

Namun, mengingat Bupati tidak berada di kantornya saat itu, mereka berencana untuk kembali melakukan demonstrasi secara besar-besaran di masa mendatang.

Artikel ini telah tayang di Tribunsulbar.com dengan judul Berakhir Ricuh, Bupati Polman Samsul Mahmud Pilih Tak Temui Demonstran

(Tribunsulbar.com/Fahrun Ramli)

Konten ini disempurnakan menggunakan Kecerdasan Buatan (AI).

Sumber: Tribun sulbar
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas