Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Terobos Belantara, Dokter dari Satgas Yonif 512/QY Bantu Persalinan Darurat di Hutan Papua

Kini, Mama Fewe Wafner dan bayinya dalam kondisi stabil dan mendapatkan perawatan lanjutan.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in Terobos Belantara, Dokter dari Satgas Yonif 512/QY Bantu Persalinan Darurat di Hutan Papua
istimewa
PERSALINAN – Dokter yang merupakan anggota Satgas Yonif 512/QY, Lettu Ckm dr. Dedi Anwar Nasution sedang membantu persalinan warga di tengah hutan di Kabupaten Keerom, Provinsi Papua, Minggu (30/3/2025). 

TRIBUNNEWS.COM, PAPUA - Seorang ibu, Mama Fewe Wafner, terkulai lemah dalam peluh dan rasa sakit.

Ia berjuang melahirkan buah hatinya tanpa pertolongan medis yang memadai.

Ketika harapan mulai redup, datanglah secercah cahaya.

Dokter dari Satgas Yonif 512/QY, Lettu Ckm dr. Dedi Anwar Nasution, bersama timnya, menerobos belantara demi menyelamatkan dua nyawa yang tengah bertarung dengan takdir.

Informasi yang diperoleh, seorang ibu mengalami kontraksi hebat di tengah hutan sehingga  tanpa berpikir dua kali, dr Dedi dan anggota pos segera bergerak.

Jarak yang jauh dan medan yang berat bukanlah penghalang. 

Baca juga: Tak Khawatir Soal Biaya Saat Hamil Hingga Persalinan, Ibu Dua Anak Ini Bersyukur dengan Program JKN

Sesampainya di lokasi, situasi kritis menyambut mereka. Sang ibu sudah kehilangan banyak tenaga, sedangkan si jabang bayi masih berjuang untuk melihat dunia.

Rekomendasi Untuk Anda

Dengan peralatan seadanya, dokter dan tim bekerja di bawah tekanan. 

Jeritan kesakitan bergema di tengah hutan, berpadu dengan doa yang dipanjatkan dalam hati.

Hingga suara tangisan bayi terdengar di antara pepohonan. 

Mama Fewe Wafner selamat dan bayinya pun lahir dengan selamat. 

Sang suami, dengan mata berkaca-kaca, menggenggam tangan para prajurit.

"Kami tidak tahu apa yang akan terjadi jika dokter dan anggota pos tidak datang. Kami sudah pasrah karena tidak ada pertolongan di tengah hutan ini,” tuturnya dengan suara bergetar.

 "Tuhan mengirimkan abang-abang ini untuk menyelamatkan istri dan anak saya. Kami tidak punya apa-apa selain doa tulus agar abang-abang TNI selalu diberkati dan dilindungi dalam setiap tugasnya," katanya.

Kini, Mama Fewe Wafner dan bayinya dalam kondisi stabil dan mendapatkan perawatan lanjutan.

Namun, bagi keluarga ini, peristiwa yang mereka alami bukan sekadar kisah persalinan biasa.   (Tribun Papua/M Choiruman)

 

Sumber: Tribun Papua
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas