Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Dogiyai Mencekam: OPM Diduga Bunuh Warga Sipil, Polisi Temukan Bendera Merah Putih

Warga Dogiyai tewas diduga dibunuh OPM. Polisi temukan bendera Merah Putih dan linggis berlumuran darah di TKP.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Glery Lazuardi
zoom-in Dogiyai Mencekam: OPM Diduga Bunuh Warga Sipil, Polisi Temukan Bendera Merah Putih
TribunStyle.com - Tribunnews.com
JASAD MANUSIA - Petugas kepolisian Dogiyai saat menyelidiki lokasi pembunuhan Josep Agus Lepa, warga sipil yang diduga jadi korban kekerasan OPM. 

TRIBUNNEWS.COM, DOGIYAI – Situasi keamanan di Kabupaten Dogiyai, Papua Tengah, kembali menjadi sorotan setelah seorang warga sipil ditemukan tewas secara mengenaskan pada Selasa (6/5/2025).

Korban diketahui bernama Josep Agus Lepa (50), yang bekerja sebagai penjaga rumah seorang dokter.

Dugaan sementara, korban dibunuh oleh kelompok bersenjata yang terafiliasi dengan Organisasi Papua Merdeka (OPM). 

Peristiwa ini terjadi sehari setelah kerusuhan besar yang mengguncang wilayah tersebut pada 5 Mei 2025.

Di lokasi kejadian, pihak kepolisian menemukan bendera Merah Putih tergeletak di samping jasad korban. Selain itu, sebuah linggis berlumuran darah turut diamankan sebagai barang bukti yang diduga menjadi alat pembunuhan.

“Korban menderita luka serius akibat benda tajam dan tumpul. Kami temukan luka robek di pelipis kanan dan belakang kepala, jari jempol tangan kanan putus, serta wajah penuh lebam,” ujar petugas kepolisian, Rabu (7/5/2025).

Baca juga: Istri Kenang Keinginan Serka Untung Sebelum Meninggal di Tol Gempol Pasuruan, Baru Pulang dari Papua

Korban Diduga Salah Sasaran, Target Asli Polsek Kamuu

Dari hasil penyelidikan awal, polisi menduga Josep Agus Lepa bukanlah target utama serangan.

Rekomendasi Untuk Anda

Kelompok pelaku diduga sebenarnya menyasar Polsek Kamuu, yang sebelumnya sempat menerima ancaman dari kelompok separatis.

“Dugaan kuat korban adalah salah sasaran. Tujuan utama mereka adalah menyerang aparat kepolisian, namun korban yang saat itu berada di rumah dokter menjadi sasaran kekerasan brutal,” lanjutnya.

Sosok Josep Agus Lepa

Josep dikenal warga sebagai sosok ramah yang selama ini menjaga rumah milik dr. Daniel Velumangkun, seorang dokter yang bertugas di Dogiyai. Kepergiannya menyisakan duka mendalam bagi masyarakat sekitar.

Saat ini, pihak kepolisian masih memperkuat pengamanan di wilayah Dogiyai dan melakukan penyisiran guna menangkap pelaku pembunuhan.

Kasus ini menjadi bagian dari eskalasi kekerasan terhadap warga sipil yang terus meningkat di Papua Tengah.

Artikel ini telah tayang di Tribun-Papua.com dengan judul Penjaga Rumah Dokter di Dogiyai Tewas Dibunuh, Pelaku Diduga dari Organisasi Papua Merdeka, 

Sumber: Tribun Papua
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas