Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Gawat Tikus Serang Gianyar Bali, Polisi Dikerahkan

Hama tikus menyerang Kabupaten Gianyar, Bali. Sebagai upaya penanggulangan, polisi diterjunkan menanggulangi serangan hewan pengerat tersebut

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Glery Lazuardi
zoom-in Gawat Tikus Serang Gianyar Bali, Polisi Dikerahkan
Freepik
TIKUS - Kabupaten Gianyar, Bali ditetapkan berstatus Kejadian Luar Biasa (KLB), karena serangan tikus. Kabupaten Gianyar, Bali ditetapkan berstatus Kejadian Luar Biasa (KLB), karena serangan tikus. 

TRIBUNNEWS.COM, BALI - Kabupaten Gianyar, Bali ditetapkan berstatus Kejadian Luar Biasa (KLB), karena serangan tikus.

Ini merupakan masalah serius yang menjadi perhatian pemerintah daerah.

Sebab, tikus sudah menggangu aktivitas petani di sawah dan mengancam sektor pariwisata.

Berdasarkan laporan yang diterima Bupati Gianyar I Made Mahayastra, ada keluhan soal hama tikus di beberapa subak.

Bahkan, pemerintah menerjunkan polisi untuk menghabisi tikus-tikus tersebut.

Baca juga: Prabowo Sumbang 1.000 Burung Hantu Atasi Tikus, Menteri Dody: Terbukti Efektif Tekan Populasi Hama

Kapolres Gianyar, AKBP Umar, mengaku siap menghadapi ancaman tikus.

“Kami siap mendukung pengendalian hama tikus,” kata dia, pada Selasa (13/5/2025).

Rekomendasi Untuk Anda

Seperti laporan dari Dinas Pertanian Gianyar, tikus itu pertama kali diketahui di Subak Patas. Lalu, meluas ke daerah lainnya, 

Untuk menyikapi hal ini, pada Selasa (13/5/2025) kemarin, digelar rapat antara Pemerintah Kabupaten Gianyar dengan TNI, Polri, dan pimpinan OPD.

Bupati Gianyar mengajak pemerintah dan elemen masyarakat menyelesaikan masalah. 

“Membahas langkah apa yang harus kita ambil agar bisa segera kita selesaikan,” ujarnya.

Alasan Banyak Tikus di Gianyar

Prof I Wayan Supartha dari Universitas Udayana mengatakan penyebab utama lonjakan populasi tikus ialah daya reproduksi tikus yang tinggi. 

Satu ekor tikus bisa beranak seratusan dalam setahun, siklus hidup yang panjang serta adaptasi yang baik. 

Faktor lainnya seperti musuh alami yang sudah berkurang seperti ular dan burung hantu serta ketersediaan makanan yang selalu ada.

“Ketersediaan makanan melimpah bagi tikus karena sistem tanam yang bergiliran dalam satu subak, atau tulak sumur bukan kerta masa atau menanam padi secara serentak,” paparnya.


Artikel ini telah tayang di Tribun-Bali.com dengan judul Bupati Tetapkan Kabupaten Gianyar Bali KLB Hama Tikus, Tempuh Jalur Sekala Niskala, 

Sumber: Tribun Bali
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas