Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun Bisnis
LIVE ●

Serapan Gabah Kering Bulog Karawang dari Petani Lebih dari 95 Ribu Ton

Perum Bulog Karawang mentuntaskan target penyerapan gabah dan beras sebesar 100,34% atau sebanyak 75.884 Ton dari target 75.631 ton setara beras.

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Erik S
zoom-in Serapan Gabah Kering Bulog Karawang dari Petani Lebih dari 95 Ribu Ton
Istimewa
SERAPAN GABAH - Petani sedang melakukan panen padi. Bulog Karawang telah menyerap 95 ribu ton Gabah Kering Panen (GKP) dengan harga Rp.6.500 per kilogram langsung turun ke petani 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Perum Bulog Karawang Jawa Barat, menyampaikan telah berhasil mentuntaskan target penyerapan gabah dan beras per 16 Mei 2025 sebesar 100,34 persen atau sebanyak 75.884 Ton dari target 75.631 ton setara beras.


Pemimpin Cabang Bulog Karawang, Umar Said mengatakan, saat ini Bulog terus bergerak, di mana Bulog Karawang melalui kerja sama dengan TNI AD akan terus melakukan program jemput gabah langsung ke petani selama masih terdapat panen.


“Kami sudah menyerap 95 ribu ton Gabah Kering Panen (GKP) dengan harga cukup tinggi senilai Rp.6.500 per kilogram langsung turun ke petani,” pungkasnya dikutip Sabtu (17/5/2025). 

Baca juga: BULOG Pastikan Penyerapan Gabah dan Beras Tetap Jalan di Tengah Libur Lebaran


Selain penyerapan GKP, Bulog Karawang juga telah melakukan penyerapan beras medium sebanyak 25.156 ton. 


Dengan tercapainya target penyerapan tersebut, saat ini Bulog Karawang menguasai stok beras sebanyak 120 ribu ton. 


“Kita akhirnya mampu memiliki stok terkuat dan dapat dicapai dalam waktu kurang dari 4 bulan,” ucap Umar.


Lebih lanjut Ia menuturkan, stok beras sebesar itu bukan sekadar angka, tetapi bukti konkret keberpihakan pemerintah pada petani dan sistem pangan dari hulu hingga hilir. 

Rekomendasi Untuk Anda

 


”Ini merupakan capaian luar biasa dari hasil kerja keras dan kerja sama dari seluruh para pemangku kepentingan terkait, seperti petani, Babinsa, mitra penggilingan padi, serta pemerintah daerah setempat,” tutur Umar.


Pada kesempatan yang lain, saat Wakil Menteri Pertanian sekaligus Ketua Dewan Pengawas Perum Bulog Sudaryono melakukan kunjungan ke Sentra Penggilingan Padi (SPP) BulogKarawang (15/5/2025), mengatakan saat ini BULOG sangat handal dengan terjun langsung membeli gabah ke petani.


“Tujuan saya ke sini ingin melihat Bulog itu andal. Andal dalam menyerap gabah, sampai dengan mengolah dan memasarkannya mampu,” ujar Sudaryono. 
 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

BizzInsight

Berita Populer
Atas