Bali Beranda Indonesia, Ibas Tegaskan Pulau Dewata Sebagai Harapan dan Identitas Bangsa
Ibas sebut Bali beranda Indonesia, harapan dan inspirasi bangsa dalam kuliah umum di Universitas Udayana Bali.
Editor:
Glery Lazuardi
TRIBUNNEWS.COM, BALI - Wakil Ketua MPR RI dari Partai Demokrat, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas), mengatakan Bali bukan sekadar destinasi wisata besar, melainkan beranda Indonesia yang menyimpan harapan, energi, dan inspirasi untuk masa depan bangsa.
Pernyataan ini disampaikan dalam kuliah umum bertajuk “Dari Alam ke Dunia: Keberkahan Bali untuk Masa Depan Bangsa” di Universitas Udayana, Bali, Sabtu (17/5/2025).
Baca juga: Viral Video Keributan di Uluwatu Bali, Bule Inggris Pukuli Sopir Taksi Asal NTT, Berujung Dicokok
Bali, Beranda Indonesia yang Dihormati dan Dijaga
Ibas membuka kuliah umum dengan pertanyaan reflektif, “Apakah kita masih mampu melihat alam sebagai guru, dan bangsa sebagai anak-anaknya?”
Ia menegaskan bahwa Bali adalah “the island of God,” bukan hanya cantik dan mempesona, tetapi juga ramah, edukatif, dan bermanfaat. Bali disebutnya sebagai tanah yang dihormati, laut yang dimuliakan, serta budaya yang dijaga.
“Bali bukan hanya destinasi besar semata, tapi harapan, identitas, energi, dan inspirasi yang harus terus tumbuh, berkembang, dan semakin siap mendunia,” jelas Ibas dengan penuh optimisme.
Menjaga dan Mengembangkan Bali untuk Masa Depan Bangsa
Sebagai lulusan S3 IPB University dan Wakil Ketua Dewan Penasihat Kadin, Ibas mengajak seluruh civitas akademika dan masyarakat Bali untuk bersama-sama merawat dan mengembangkan Bali lebih baik lagi.
“Dunia merasakan Indonesia melalui Bali. Kita merasa lebih terhormat karena Bali. Merah putih terus berkibar di mancanegara,” ujarnya.
Namun di balik keberkahan ini, Ibas mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap tantangan sekaligus kesiapan memanfaatkan peluang yang ada, dengan berpegang teguh pada empat pilar kebangsaan: Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.
Baca juga: Sosok Arya Wedakarna, Anggota DPD yang Ingin Kirim Siswa Nakal di Bali ke Barak, Pernah Cetak Rekor
Inspirasi dari Bali untuk Indonesia dan Dunia
“Bukan alam yang perlu diselamatkan dari manusia, tapi manusialah yang perlu belajar kembali kepada alam,” kata Ibas menutup kuliahnya.
Ia meyakini bahwa dari Bali lahir inspirasi yang mampu membawa bangsa menuju cahaya kemajuan.
Rektor Universitas Udayana, Prof. I Ketut Sudarsana, serta para pimpinan akademik, sangat mengapresiasi kehadiran Ibas dan visi besarnya untuk kemajuan Bali dan Indonesia.
Acara ini dihadiri ratusan mahasiswa dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Fakultas Pariwisata, dan Fakultas Ilmu Budaya Universitas Udayana.
Baca tanpa iklan