Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
DOWNLOAD
Tribun
LIVE ●
tag populer

Dari Jerami ke UGM, Kisah Perjuangan Rofidah Nurhana Lestari Meraih Mimpi di Tengah Keterbatasan

Rofidah resmi diterima sebagai mahasiswa baru Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, dengan beasiswa UKT 100 persen

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in Dari Jerami ke UGM, Kisah Perjuangan Rofidah Nurhana Lestari Meraih Mimpi di Tengah Keterbatasan
Istimewa
KULIAH GRATIS: Rofidah Nurhana Lestari (18), calon mahasiswa baru Fakultas Teknologi Pertanian UGM asal Teguhan, Wonosari, bisa kuliah gratis di UGM 

TRIBUNNEWS.COM, GUNUNGKIDUL – Hidup dalam keterbatasan ekonomi tak membuat Rofidah Nurhana Lestari (18) patah semangat.

Anak bungsu dari keluarga sederhana di Teguhan, Wonosari, Gunungkidul  justru bisa membuktikan bahwa mimpi bisa diraih lewat kerja keras dan ketekunan belajar.

Rofidah resmi diterima sebagai mahasiswa baru Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, dengan beasiswa UKT 100 persen.

Ia akan memulai kuliah pada Agustus 2025 mendatang tanpa perlu membebani orangtuanya dengan biaya pendidikan.

“Bapak selalu bilang, ‘coba saja dulu, nanti pasti ada jalan’. Dan ternyata memang ada,” kata Rofidah, yang kini mengisi waktunya bekerja sebagai penjaga konter HP sambil menunggu jadwal perkuliahan.

Tumbuh di Tengah Jerami dan Perjuangan

Ayah Rofidah, Timbul Marsono (54), bekerja sebagai sopir truk pengangkut jerami pakan ternak.

Jerami diambil dari desa-desa sekitar dan dijual ke peternak.

Rekomendasi Untuk Anda

Namun saat musim hujan, permintaan menurun drastis sehingga untuk menyambung hidup, Timbul kadang harus mencari rongsokan.

Baca juga: Pendaftaran UM UGM CBT 2025 Diperpanjang, Cek Syarat dan Cara Daftarnya

“Kalau sedang sepi, saya keliling cari barang bekas,” tutur Timbul.

Sang ibu, Darini (52), mengatakan penghasilan keluarga tidak tetap.

Sekali jalan mengangkut jerami, hanya menghasilkan sekitar seratus ribu rupiah.

“Sebulan bisa dapat delapan sampai sepuluh kali jalan. Tapi tidak pasti,” katanya.

Di tengah keterbatasan ini, Rofidah tumbuh sebagai pribadi mandiri dan pekerja keras.

Sejak kecil, ia terbiasa belajar hingga larut malam, bahkan sampai pukul 01.00 jika menjelang ujian.

Gemar Membaca, Juara Menulis Puisi

Prestasi akademik Rofidah sejak SD hingga SMP tak pernah luput dari peringkat satu.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas