Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Gambar Mural One Piece di Sragen Dihapus, Diawasi TNI dan Polisi

Viral di media sosial mural bendera One Piece di sebuah jalan di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, dihapus.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Gambar Mural One Piece di Sragen Dihapus, Diawasi TNI dan Polisi
Istimewa
DIKAWAL APARAT - Penghapusan gambar bajak laut One Piece di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. Viral di media sosial mural bendera One Piece di sebuah jalan di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah dihapus dengan cat baru. 

TRIBUNNEWS.COM - Viral di media sosial, mural bendera One Piece di sebuah jalan di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, dihapus menggunakan cat baru.

Dalam video yang beredar, tampak seorang pria berkaus hitam menutupi kembali gambar logo Bajak Laut Shirohige dari anime One Piece menggunakan cat putih.

Gambar bendera Bajak Laut Shirohige berbeda dengan bendera bajak laut bertopi jerami.

Bajak Laut Shirohige memiliki bendera berbentuk tengkorak berkumis dengan dua tulang yang saling menyilang di belakangnya.

Mural yang dihapus tersebut memiliki ukuran cukup besar yang digambar di jalan.

Dilansir TribunSolo.com, penghapusan gambar dari anime One Piece tersebut terjadi di Desa Jurangjero, Kecamatan Karangmalang, Kabupaten Sragen.

Sugito selaku perangkat Desa Jurangjero mengonfirmasi hal tersebut.

Rekomendasi Untuk Anda

"Sudah dihapus kemarin, ada dari Polres, Polsek, TNI, yang hapus Karang Taruna, yang gambar sepertinya Karang Taruna," ujarnya, Senin (4/7/2025).

Kini, gambar tersebut telah ditutup menggunakan cat.

"Iya benar ditutup lagi, ya intinya dipanggil terus dihapus," tambahnya.

Meski begitu, Sugito tak tahu siapa yang meminta untuk menghapus mural tersebut.

Baca juga: Bendera One Piece Berkibar di Solo! Kenalan dengan Wali Kota Respati Ardi dan Alasannya

"Saya tidak tahu siapa yang menyuruh, saya datang kesana, sudah dihapus, hapusnya kemarin, hari Minggu, jam 13.30 WIB," jelasnya.

Ia juga tak mengetahui secara pasti kapan mural dari anime One Piece tersebut digambar.

Bendera One Piece Berkibar di Pati

Bendera One Piece terlihat berkibar di depan Kantor Bupati Pati, Jawa Tengah.

Bendera hitam bergambar tengkorak memakai topi jerami tersebut merupakan bendera milik kelompok bajak laut Mugiwara Luffy dari serial anime One Piece.

Di Indonesia, bendera One Piece sedang ramai dibicarakan karena dikibarkan oleh sejumlah pihak jelang HUT ke-80 Republik Indonesia.

Ada yang mengartikan, pengibaran bendera One Piece ini sebagai bentuk protes carut-marutnya pemerintahan saat ini.

Bahkan, Menteri Koordinator Politik dan Keamanan (Menko Polkam), Jenderal Polisi (Purn) Budi Gunawan, menyebut pemasangan bendera One Piece merupakan hal yang mencederai kehormatan Bendera Merah Putih dan bisa dipidanakan.

Namun, bendera berlatar hitam tersebut justru terlihat berkibar di depan Kantor Bupati Pati, Minggu (3/8/2025).

Dikutip dari TribunJateng.com, bendera tersebut terpasang di bawah Bendera Merah Putih pada tiang yang sama, yang terpancang di sebuah mobil ambulans.

Mobil ambulans tersebut terparkir di sebelah barat Kantor Bupati Pati sejak Jumat (1/8/2025).

Lokasi tersebut merupakan posko penggalangan donasi untuk aksi unjuk rasa pada 13 Agustus 2025 nanti.

Aksi tersebut digelar untuk memprotes kebijakan Pemkab Pati atas kenaikan tarif Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBB-P2) hingga 250 persen.

Demo pada 13 Agustus 2025 nanti diinisiasi oleh kelompok yang mengatasnamakan Masyarakat Pati Bersatu.

Koordinator aksi penggalangan dana, Teguh Istiyanto, mengakui pihaknya lah yang memasang bendera One Piece tersebut.

Baca juga: Asosiasi Minta Sopir Truk Pasang Bendera Merah Putih Ketimbang One Piece: Risiko Tanggung Sendiri

Pemasangan bendera One Piece, ujarnya, merupakan bagian dari aksi protes.

"Maksud kami memasang bendera One Piece, kami ingin mengungkapkan simbol kekhawatiran dan keprihatinan kami."

"Agustus harusnya merayakan kemerdekaan, tapi alangkah sedihnya kondisi rakyat Indonesia sekarang."

"Kemerdekaan belum menyentuh nasib rakyat," kata dia.

Ia menilai kemerdekaan belum sepenuhnya dirasakan oleh rakyat.

Menurutnya, pemerintah justru mengeluarkan kebijakan yang memperberat beban hidup rakyat, termasuk menaikkan pajak.

"Makanya kami lakukan penggalangan donasi untuk demo 13 Agustus."

"Kami tidak ada promotor, tidak ada orang politik yang masuk."

"Ini aksi murni dari masyarakat, kami butuh bantuan donasi demi terselenggaranya unjuk rasa 13 Agustus," jelas Teguh.

One Piece merupakan manga dan anime dari Jepang karya Eiiciho Oda sejak 1997.

Anime ini mengisahkan petualangan Monkey D. Luffy, seorang bocah laki-laki yang tubuhnya bisa menjadi elastis setelah memakan Buah Iblis.

Ia lantas membentuk kru bajak laut bernama Bajak Laut Topi Jerami dan berlayar menjejah laut berbahaya, Grand Line.

Tujuan mereka adalah menemukan One Piece, sebuah harta karun legendaris peninggalan Gol D. Roger, seorang Raja Bajak Laut

Sebagian artikel ini telah tayang di TribunSolo.com dengan judul Mural One Piece di Sragen Dihapus Dikawal Aparat, Bayan Desa Tak Tahu Siapa yang Meminta Menghapus dan di TribunJateng.com dengan judul Bendera One Piece Berkibar di Depan Kantor Bupati Pati, Ada Apakah?

(Tribunnews.com, Muhammad Renald Shiftanto)(TribunSolo.com, Septiana Ayu Lestari)(TribunJateng.com, Mazka Hauzan Naufal)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas