Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kota Padang Raih Nilai Tertinggi Sementara dalam Penilaian Program Adipura 2025

Kota Padang saat ini memperoleh nilai tertinggi dalam penilaian sementara Program Adipura 2025.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Content Writer
zoom-in Kota Padang Raih Nilai Tertinggi Sementara dalam Penilaian Program Adipura 2025
Dok. Istimewa
PROGRAM ADIPURA 2025 - Kegiatan pertemuan seluruh kepala daerah se-Indonesia bersama Menteri Lingkungan Hidup (LH)/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH), Hanif Faisol Nurofiq di Hotel Fairmont, Jakarta, Senin (4/8/2025). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kota Padang saat ini memperoleh nilai tertinggi dalam penilaian sementara Program Adipura 2025. Perolehan nilai sementara tertinggi sebesar 66,25 itu diraih Ibu Kota Provinsi Sumatera Barat pada kategori 'Kota Besar'. 

Hal ini terungkap di dalam kegiatan pertemuan seluruh kepala daerah se-Indonesia bersama Menteri Lingkungan Hidup (LH)/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH), Hanif Faisol Nurofiq di Hotel Fairmont, Jakarta, Senin (4/8/2025).

Pertemuan tersebut bertajuk "Program Adipura Menuju 100 Persen Pengelolaan Sampah 2029". 

Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir mengungkapkan rasa syukurnya atas capaian tersebut, sebagai hasil nyata dari komitmen dan kerja keras Pemerintah Kota Padang bersama seluruh elemen masyarakat.

“Pencapaian peringkat teratas ini adalah hasil kerja sama berbagai pihak, mulai dari Pemerintah Kota, sektor swasta, hingga partisipasi aktif masyarakat melalui Lembaga Pengelola Sampah (LPS) dan Bank Sampah di seluruh kelurahan," ujar Maigus yang saat itu didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Padang, Fadelan Fitra Masta. 

Baca juga: Gandeng Guru Besar UGM, Padang Seriusi Menuju Kota Gastronomi Unesco

Namun Maigus Nasir juga menekankan bahwa ini baru langkah awal. Konsistensi dan penguatan sistem harus terus dijaga. 

"Saat ini Kota Padang masih memiliki tantangan yang harus dibenahi, seperti pengelolaan gas metan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang dinilai belum optimal, di samping berjuang memenuhi 9 (sembilan) indikator penilaian lagi untuk meraih penghargaan Adipura secara penuh," imbuhnya. 

Rekomendasi Untuk Anda

Sementara itu, Menteri LH/Kepala BPLH, Hanif Faisol Nurofiq, dalam arahannya menegaskan pentingnya komitmen pemerintah daerah dalam mencapai target 100 persen pengelolaan sampah tahun 2029.

Ia menekankan bahwa partisipasi masyarakat dan inovasi daerah menjadi kunci utama keberhasilan program Adipura.

"Adipura merupakan penghargaan tertinggi di bidang kebersihan dan pengelolaan lingkungan perkotaan yang diberikan oleh kementerian LH/BPLH kepada kabupaten/kota di Indonesia. Capaian sementara bagi kabupaten/kota kali ini menjadi sinyal positif sekaligus motivasi untuk terus berbenah mewujudkan daerah yang bersih, sehat, dan berkelanjutan," terangnya.

Baca juga: Wali Kota Padang Mulai Salurkan Kartu Padang Juara untuk Ribuan Peserta Didik Kurang Mampu

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas