Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

655 Perempuan di Sukoharjo Jadi Janda, Salah Satu Penyebabnya Murtad dan Finansial

Melihat tren tersebut PA Sukoharjo menilai angka perceraian di wilayahnya masih tinggi dan menjadi perhatian serius. Terlebih, mayoritas generasi muda

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: willy Widianto
zoom-in 655 Perempuan di Sukoharjo Jadi Janda, Salah Satu Penyebabnya Murtad dan Finansial
Tribun Solo/Agil Tri
PENGADILAN AGAMA SUKOHARJO - Angka perceraian di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah masih tergolong tinggi. Data terbaru dari Pengadilan Agama (PA) Sukoharjo mencatat, sepanjang Januari hingga Agustus 2025 terdapat 877 perkara perceraian yang masuk. Dari jumlah tersebut, sebanyak 655 perkara telah diputus dengan status dikabulkan. Sementara sisanya masih dalam proses atau tidak diterima karena berbagai alasan. 

Sarah berharap masyarakat lebih memperkuat pondasi rumah tangga, baik dari sisi ekonomi, komunikasi, maupun mental.

Ia menekankan pentingnya kesiapan sebelum memasuki pernikahan.

Baca juga: Bocor! Dugaan Pemicu Perceraian Pratama Arhan dan Azizah Salsha, Bertengkar Lalu Tak Serumah

“Pernikahan itu bukan hanya soal cinta, tetapi juga kesiapan mental, finansial, dan komitmen untuk saling mendukung. Kalau itu tidak disiapkan, konflik bisa dengan mudah memicu perceraian,” pungkasnya.

 

Artikel ini telah tayang di TribunSolo.com dengan judul 'Angka Perceraian di Sukoharjo Masih Tinggi, 655 Perempuan Sandang Status Janda Jelang Akhir 2025' 

Rekomendasi Untuk Anda
Sesuai Minatmu
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas