Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Dukung Program Presiden Prabowo, 1.500 Rumah Desa Direnovasi , Dimulai dari Malang

Program renovasi rumah ini merupakan langkah awal Lippo Group dalam ikut serta menghadirkan hunian layak, sehat

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Hasanudin Aco
Editor: Erik S
zoom-in Dukung Program Presiden Prabowo, 1.500 Rumah Desa Direnovasi , Dimulai dari Malang
Istimewa
RENOVASI RUMAH - Pada Jumat, 17 Oktober 2025, Menteri Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PKP) Maruarar Sirait didampingi Wali Kota Malang Wahyu Hidayat,  dan Presiden LippoLand Indra Yuwana meninjau pelaksanaan program renovasi rumah desa yang dilakukan oleh Lippo Group di Kampung Wisata Topeng, Kota Malang, Jawa Timur. 
Ringkasan Berita:
  • Dukung Program Presiden Prabowo Subianto Bangun 3 Juta Rumah Setahun untuk Rakyat Indonesia
  • Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait mengapresiasi pelaksanaan program renovasi rumah desa yang dilakukan oleh Lippo Group di Kampung Wisata Topeng, Kota Malang
  • Program renovasi ini menjadi tanggung jawab moral dan sosial Lippo Group bagi bangsa Indonesia

 

TRIBUNNEWS.COM, MALANG - Sebagai bagian dari kontribusi nyata dunia usaha mendukung program Presiden Prabowo Subianto dalam pembangunan 3 juta rumah per tahun, Lippo Group telah menggelar program renovasi 1.500 rumah desa yang dimulai dari Kampung Wisata Topeng, Kota Malang, Jawa Timur.

Program renovasi rumah ini merupakan langkah awal Lippo Group dalam ikut serta menghadirkan hunian layak, sehat, dan bermartabat bagi masyarakat berpenghasilan rendah, khususnya di kawasan pedesaan dan daerah wisata budaya. 

Pada Jumat, 17 Oktober 2025, Menteri Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PKP) Maruarar Sirait didampingi Wali Kota Malang Wahyu Hidayat, Komisaris PT Lippo Karawaci Tbk. Ketut Budi Wijaya, dan Presiden LippoLand Indra Yuwana, secara resmi meninjau pelaksanaan program renovasi rumah desa yang dilakukan oleh Lippo Group di Kampung Wisata Topeng, Kota Malang.

Baca juga: Cak Imin: Bantuan Rehabilitasi Bangunan Tak Hanya Untuk Pesantren, Tapi Juga Rumah Ibadah yang Rawan

Maruarar Sirait mengapresiasi program hasil kolaborasi pemerintah dan sektor swasta ini yang menargetkan renovasi 500 rumah tidak layak huni (RTLH) di Provinsi Jawa Timur, dengan 40 unit diantaranya di Kota Malang.

Maruarar Sirait menilai Kampung Wisata Topeng memiliki potensi ekonomi kreatif yang unik dan bisa menjadi penggerak ekonomi lokal.

“Manfaatkan potensi yang ada di sini, pelajari market-nya. Kalau memang sesuai namanya Kampung Topeng, bisa dikembangkan pengrajin topeng, ada pertunjukan, ada ciri khas yang kuat,” ucapnya. 

Rekomendasi Untuk Anda

Ia berharap kolaborasi antara Lippo Group dan Pemkot Malang tidak hanya memperbaiki rumah warga, tetapi juga menciptakan lapangan usaha baru.

“Saya yakin ibu-ibu di sini mau dilatih dan mau kerja keras. Yang penting memang pemasarannya. Tolong disinergikan Lippo dan Pak Wali Kota supaya hasilnya nyata bagi warga,” tegasnya.

Tahap pertama program renovasi 1.500 rumah desa yang dilakukan Lippo Group dimulai di Kampung Wisata Topeng, Kota Malang, dengan fokus pada perbaikan struktur bangunan, ventilasi, serta akses air bersih.

Khusus di Provinsi Jawa Timur, program renovasi akan menyasar 500 rumah yang tersebar di Kota Malang (40 unit), Kabupaten Malang (50 unit), Kabupaten Sidoarjo (110 unit), Kabupaten Ponorogo (100 unit), Kabupaten Pasuruan (100 unit), Kabupaten Bojonegoro (50 unit), dan Kota Surabaya (50 unit). 

Program ini juga secara bertahap akan diperluas ke berbagai wilayah lain, seperti Bandung, Bekasi, Tangerang, hingga Sulawesi, dalam kurun waktu lima tahun ke depan.

Komisaris PT Lippo Karawaci Tbk., Ketut Budi Wijaya, menyampaikan bahwa pelaksanaan program ini bertujuan untuk menghadirkan hunian layak, sehat, dan bermartabat, sekaligus meningkatkan kualitas hidup dan kebanggaan warga desa.

Di samping itu, juga terinspirasi dari nilai-nilai yang diamanatkan oleh pendiri Lippo Group, Mochtar Riady, bahwa “Rumah adalah tempat lahirnya harapan.”

 Program renovasi ini menjadi tanggung jawab moral dan sosial Lippo Group bagi bangsa Indonesia.

Dalam operasional pelaksanaannya, Lippo Group berperan sebagai mitra strategis pemerintah, bersama masyarakat, untuk mempercepat pembangunan dan pengentasan kemiskinan.

Program renovasi 1.500 rumah desa ini mencerminkan pembangunan berkelanjutan, di mana pertumbuhan bisnis berjalan selaras dengan tanggung jawab sosial. Inisiatif ini juga menjadi langkah berkelanjutan untuk mewujudkan Indonesia yang lebih inklusif, sejahtera, dan bermartabat.

 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas