Jelang Sidang Paripurna Pemakzulan Bupati Sudewo, Ada Massa Datangi DPRD Pati
Muncul massa bernama Aliansi Pati Bangkit yang datangi gedung DPRD Pati untuk minta anggota dewan netral terkait pemakzulan Sudewo
Penulis:
Muhammad Renald Shiftanto
Editor:
Tiara Shelavie
Ringkasan Berita:
- Ada sekelompok warga yang mengatasnamakan Aliansi Pati Bangkit yang datangi DPRD Pati
- Mereka datang untuk memastikan DPRD Pati netral dalam proses pemakzulan Bupati Sudewo
- Mereka juga menduga ada anggota DPRD yang diminta tanda tangan terkait pemakzulan Sudewo
TRIBUNNEWS.COM - DPRD Kabupaten Pati, Jawa Tengah bakal gelar sidang paripurna terkait pemakzulan Bupati Pati, Sudewo.
Sidang tersebut bakal memutuskan apakah DPRD Pati akan memberi rekomendasi pemakzulan Sudewo atau tidak.
Dalam sidang tersebut, nantinya akan dibacakan hasil dari Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket yang telah bekerja sejak Agustus 2025.
Pansus Hak Angket sendiri telah memanggil sejumlah saksi terkait dengan kebijakan Sudewo yang sebelumnya dianggap tidak pro rakyat.
Jelang sidang paripurna, ada massa yang mengatasnamakan Aliansi Pati Bangkit yang datangi gedung DPRD Pati, Rabu (22/10/2025).
Mereka ingin memastikan sidang paripurna digelar tanpa adanya intimidasi atau intervensi dari pihak manapun.
Ketua DPRD Pati, Ali Badudin pun mengapresiasi inisiatif warga yang datang untuk mengawal proses politik di DPRD.
"Intinya, teman-teman ini mengawal Pansus Hak Angket agar tidak ada intimidasi atau tekanan dari pihak mana pun,"
"Saya menyambut baik inisiasi dari teman-teman Aliansi Pati Bangkit ini," ujarnya, dikutip dari TribunJateng.com.
Sementara itu, koordinator Aliansi Pati Bangkit, Sutirto mengatakan, ia datang ke DPRD Pati dengan membawa tuntutan supaya para anggota dewan bisa netral dan objektif dalam mengambil keputusan.
"Tuntutan kami adalah agar sidang paripurna nanti benar-benar dijaga netralitas, transparansi, dan objektivitasnya," ujarnya.
Baca juga: Proses Pemakzulan Sudewo, DPRD Pati Bakal Gelar Rapat Paripurna, Penentuan Nasib Bupati
Ia menduga, ada beberapa anggota DPRD yang diminta tanda tangan untuk memakzulkan Sudewo.
"Karena ada dugaan beberapa anggota DPRD didatangi langsung, divideokan, dan diminta tanda tangan untuk pemakzulan Bapak Bupati,"
"Hal semacam ini, kan, mencederai demokrasi,” ujar Sutirto.
Sutirto menegaskan, apabila DPRD ditekan, pihaknya bakal ikut membela.
"Apabila DPRD ditekan, kami akan ikut membela. Kami datang dari semua Dapil untuk memastikan bahwa sidang paripurna nanti berjalan murni dari pemikiran DPRD sendiri,"
"Tidak ada tekanan yang memengaruhi psikologis saat mengambil keputusan," kata Sutirto.
Bakal Gelar Sidang Paripurna
Terbaru ini, DPRD Pati, Jawa Tengah bakal segera gelar rapat paripurna untuk membahas hasil dari Pansus Hak Angket yang menyelidiki kebijakan-kebijakan Sudewo.
Saat ini, Pansus Hak Angket sudah memasuki tahapan perumusan kesimpulan.
Hasil kesimpulan tersebut nantinya akan dibawa ke rapat paripurna.
Dalam rapat tersebut, nantinya akan diambil keputusan apakah DPRD Pati akan merekomendasikan pemakzulan Bupati Sudewo atau tidak.
Endah Sri Wahyuningati, anggota Pansus Hak Angket menuturkan, pihaknya telah menjalankan proses dan mekanisme sesuai aturan.
"Saat ini memasuki tahap penyimpulan dan nanti akan menuju ke paripurna," ujar dia di Kantor DPD Partai Golkar Pati, Senin (20/10/2025).
Mengutip TribunJateng, ia berharap, masyarakat bisa menerima apapun hasilnya.
"Karena itulah hasil dari proses yang sama-sama kita ikuti selama ini, termasuk di media,"
"Semoga ini menjadi suatu keputusan yang terbaik untuk Kabupaten Pati," harap Ketua DPD Golkar Pati ini.
Baca juga: 4 Warga Pati Ditangkap Polda Jateng, Kuasa Hukum AMPB Singgung Jangan Pilih Kasih
Sebagian artikel ini telah tayang di TribunJateng.com dengan judul Aliansi Pati Bangkit Menduga Anggota DPRD Pati Ditekan untuk Setujui Pemakzulan Bupati Sudewo
(Tribunnews.com, Muhammad Renald Shiftanto)(TribunJateng.com, Mazka Hauzan Naufal)
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.