Tak Mau Kalah, Massa Pro Sudewo Bakal 'Temani' AMPB Dirikan Posko di Gedung DPRD Pati
Massa pro Sudewo, Bupati Pati ingin membangun posko di gedung DPRD Pati sebagai bentuk pengawalan proses pemakzulan Sudewo
Penulis:
Muhammad Renald Shiftanto
Editor:
Tiara Shelavie
Ringkasan Berita:
TRIBUNNEWS.COM - Jelang pemakzulan Bupati Sudewo, suhu politik di Kabupaten Pati, Jawa Tengah memanas.
DPRD Pati diketahui bakal gelar sidang paripurna terkait pemakzulan Sudewo.
Sidang paripurna tersebut digelar setelah Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket melakukan penyelidikan terkait kebijakan-kebijakan Sudewo selama memerintah.
Terbaru ini, muncul massa pro Sudewo yang diwakili oleh Aliansi Pati Bangkit (APB).
Mereka mendatangi DPRD Pati pada Rabu (22/10/2025) untuk beraudiensi dengan DPRD.
Koordinator APB, Sutirto mengatakan, pihaknya meminta DPRD bersikap netral dalam sidang paripurna.
Mengutip TribunJateng.com, Sutirto menuturkan bahwa ada anggota DPRD yang ditemui oleh pihak kontra Bupati, yakni Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB).
Mereka menyebut, anggota DPRD mendapat tekanan supaya menyetujui pemakzulan Bupati Sudewo.
Bahkan, APB tengah menggodok rencana untuk membuat posko di sekitaran Gedung DPRD Pati, mirip seperti AMPB.
Diketahui, AMPB yang mewakili kelompok kontra Sudewo telah memindahkan posko mereka ke kompleks Gedung DPRD, bahkan mereka disebut telah beberapa hari bermalam di DPRD.
Sutirto mengatakan, ide mendirikan posko tersebut muncul setelah mengetahui AMPB sudah membuat posko di area DPRD.
Baca juga: Jelang Sidang Paripurna Pemakzulan Bupati Sudewo, Ada Massa Datangi DPRD Pati
“Kalau mereka boleh membuat posko, kami juga bisa membuat posko,” kata Sutirto, dikutip dari TribunJateng.com.
Saat ditanya kapan, Sutirto mengatakan ide tersebut masih sebatas rencana.
"Nanti kami musyawarah dulu. Keputusannya nanti mengedepankan asas kebersamaan,” ucap Sutirto.
Terpisah, Ali Badrudin selaku Ketua DPRD Pati mengatakan bahwa tak masalah apabila APB ingin mendirikan posko.
"Silakan buat posko. Tidak masalah."
"Gedung DPRD ini rumah rakyat. Masyarakat berhak datang menyampaikan aspirasi, selama dilakukan tertib dan damai,” kata dia.
Pada Rabu (22/10/2025) kemarin, APB juga mendatangi Gedung DPRD Pati.
Kedatangan mereka adalah untuk memastikan sidang paripurna digelar tanpa adanya intimidasi atau intervensi dari pihak manapun.
Sutirto mengatakan, ia datang ke DPRD Pati dengan membawa tuntutan supaya para anggota dewan bisa netral dan objektif dalam mengambil keputusan.
"Tuntutan kami adalah agar sidang paripurna nanti benar-benar dijaga netralitas, transparansi, dan objektivitasnya," ujarnya, dikutip dari TribunJateng.com.
Ia menduga, ada beberapa anggota DPRD yang diminta tanda tangan untuk memakzulkan Sudewo.
"Karena ada dugaan beberapa anggota DPRD didatangi langsung, divideokan, dan diminta tanda tangan untuk pemakzulan Bapak Bupati,"
"Hal semacam ini, kan, mencederai demokrasi,” ujar Sutirto.
Sutirto menegaskan, apabila DPRD ditekan, pihaknya bakal ikut membela.
"Apabila DPRD ditekan, kami akan ikut membela. Kami datang dari semua Dapil untuk memastikan bahwa sidang paripurna nanti berjalan murni dari pemikiran DPRD sendiri,"
Baca juga: Proses Pemakzulan Sudewo, DPRD Pati Bakal Gelar Rapat Paripurna, Penentuan Nasib Bupati
"Tidak ada tekanan yang memengaruhi psikologis saat mengambil keputusan," kata Sutirto.
Sebagian artikel ini telah tayang di TribunJateng.com dengan judul Memanas, Warga Pro Sudewo Bakal Buka Posko Tandingan di DPRD Jelang Simpulan Pansus Hak Angket
(Tribunnews.com, Muhammad Renald Shiftanto)(TribunJateng.com, Mazka Hauzan Naufal)
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.