Perkuat SDM, Sekolah Vokasi Pertanian Dibangun di Rancabali Bandung
Sekolah menengah baru untuk pembelajaran vokasi di bidang pertanian, perkebunan, dan peternakan akan dibangun di Jawa Barat.
Penulis:
Erik S
Editor:
Hasanudin Aco
Ringkasan Berita:
TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG - Sekolah menengah baru untuk pembelajaran vokasi di bidang pertanian, perkebunan, dan peternakan akan dibangun di Jawa Barat.
Sekolah tersebut nantinya bagi peserta didik Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan Sekolah Luar Biasa (SLB) sekaligus laboratorium praktik pembelajaran bagi peserta didik Sekolah Menengah Atas (SMA).
Wilayah tersebut dipilih karena kawasan tersebut menjadi daerah wisata dan pertumbuhan penduduknya cukup cepat seiring kemajuan zaman.
Sekolah tersebut dibangun dengan memanfaatkan aset lahan Hak Guna Usaha (HGU) milik PTPN I Regional 2 Kebun Rancabali, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada PTPN I, baik di Pusat maupun di Regional 2 atas kesepakatan ini. Fasilitas Pendidikan setingkat sekolah menengah atas ini sudah sangat mendesak karena penduduknya semakin padat seiring perkembangan wilayah menjadi daerah wisata yang sangat prospektif. Saya yakin sinergi ini akan menjadi awal kemaslahatan bersama,” kata Wakil Gubernur Jabar Wawan Setiawan di Gedung Sate, Rabu (29/10/25).
Direktur Utama PTPN I Teddy Yunirman Danas mengatakan pendidikan adalah elemen yang sangat penting untuk meletakkan sikap positif dan produktif dalam membangun karakter bangsa.
Untuk itu, kata Teddy, PTPN I akan mendukung inisiatif untuk pembangunan yang berkelanjutan.
“Kami selalu dan akan terus welcome untuk semua upaya bersama dalam menyiapkan generasi emas yang berkualitas. Pembangunan fasilitas pendidikan tingkat atas yang akan didirikan di Rancabali ini adalah kebijakan yang sangat baik untuk kemaslahatan bangsa di masa depan,” kata Teddy Yarman Damas.
Sementara itu, Region Head PTPN I Regional 2 Desmanto mengatakan perkembangan kawasan Kebun Rancabali sangat pesat.
Beberapa objek atau wahana wisata yang memanfaatkan lahan PTPN I Regional 2 juga terus bertambah sebagai bagian dari transformasi bisnis PTPN Group dalam rangka optimalisasi aset.
“Kami menyambut baik adanya proposal pendirian fasilitas pendirikan setingkat SMA Negeri di Rancabali. Bersamaan dengan semakin banyaknya wahana wisata dan infrastruktur yang membaik, jumlah penduduk juga terus bertambah.
Warga sekitar juga butuh sekolah yang baik, bermutu, terjangkau dari sisi jarak dan biaya, juga menjadi influencer suasana pendidikan yang kondusif. Sekali lagi terima kasih,” kata Desmanto.
Sekretaris Perusahaan PTPN I Aris Handoyo mengatakan, PTPN I Regional 2 Kebun Rancabali sangat diuntungkan dengan segera berdirinya SMA negeri di kawasan ini.
Selain memberi dampak sosial yang akan terbentuk oleh pola pikir generasi muda di sekitar perusahaan menjadi lebih baik, anak-anak karyawan dan pekerja perusahaan juga tidak perlu mengirim anaknya ke kota untuk melanjutkan sekolah.
“Kami sangat mendukung upaya untuk menghadirkan fasilitas pendidikan yang merata. Pemanfaatan lahan perkebunan kami untuk dibangun SMA negeri adalah bagian dari investasi prioritas.
Kami ingin kehadiran PTPN I dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat sekitar,” kata Aris.
Baca tanpa iklan