Profil Adi Gunawan, Eks Bupati Dharmasraya yang Viral usai Digerebek, Punya Harta Rp31,7 Miliar
Berikut adalah profil dan harta kekayaan Adi Gunawan, mantan Bupati Dharmasraya yang digerebek oleh warga di sebuah hotel di Padang, Sumatera Barat.
Penulis:
Falza Fuadina
Editor:
Nanda Lusiana Saputri
Ringkasan Berita:
- Mantan Bupati Dharmasraya, Adi Gunawan, digerebek oleh warga di sebuah hotel di Padang, Sumatera Barat, pada Sabtu (25/10/2025).
- Dalam video yang beredar, tampak Adi Gunawan tengah diamankan warga terkait kasus dugaan penyimpangan seksual yang terjadi di Kelurahan Air Tawar Barat, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang.
- Profil dan harta kekayaan Adi Gunawan.
TRIBUNNEWS.COM - Mantan Bupati Dharmasraya, Adi Gunawan, sedang menjadi sorotan publik.
Ia digerebek oleh warga di sebuah hotel di Padang, Sumatra Barat, pada Sabtu (25/10/2025).
Penggerebekan tersebut kemudian viral di media sosial.
Dalam video yang beredar, tampak seorang pria tengah diamankan warga terkait kasus dugaan penyimpangan seksual yang terjadi di Kelurahan Air Tawar Barat, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang.
Berikut adalah profil Adi Gunawan.
Profil Adi Gunawan
Adi Gunawan lahir di Dharmasraya, Sumatera Barat pada 4 Oktober 1965.
Ia merupakan anak kelima dari pasangan Zubir Sutan Bagindo dan Ratna Zubir.
Ayah dari Adi Gunawan, Zubir Sutan Bagindo, bukanlah orang sembarangan. Dahulu, Zubir Sutan Bagindo merupakan pegawai Kejaksaan Negeri Pulau Punjung dan memiliki Rumah Makan Umega.
Adi memulai kariernya sebagai kasir di rumah makan milik sang ayah pada 1990.
Ia kemudian diangkat menjadi manajer keuangan rumah makan tersebut pada 1996 dan setelah itu berhasil menduduki posisi sebagai Direktur Keuangan Umega Group.
Baca juga: 3 Fakta Eks Bupati Dharmasraya Dikejar Warga di Hotel Padang, Bantah Lakukan Hubungan Menyimpang
Berbekal pengalaman yang telah dimiliki, Adi kemudian merambah ke ranah politik.
Ia sempat menjadi Wakil Ketua DPRD Dharmasraya selama dua periode, yakni 2004–2009 dan 2009–2010.
Pada 2010, pria berusia 60 tahun itu terpilih menjadi Bupati Dharmasraya.
Usai memimpin Kabupaten Dharmasraya selama 5 tahun, ia kembali menjadi Wakil Ketua DPRD Dharmasraya pada periode 2019-2024.
Selain itu, Adi Gunawan juga aktif dalam berorganisasi.
Ia sempat diamanahi menjadi Ketua Wantim DPD II Partai Golkar Dharmasraya dan Ketua DPD II Partai Golkar Dharmasraya.
Suami dari Zaksai Kasni itu juga pernah mendapatkan penghargaan Satya Bakti Praja Nugraha dari Presiden RI.
Pendidikan:
- SD Negeri 03 Sungai Dareh (1973–1976)
- SD Gunung Medan (1977–1979)
- SMP Negeri 1 Sungai Dareh (1979–1981)
- SMA Negeri Wonotiung (1981–1983), dan
- SMA Negeri 3 Bukittinggi (1983–1984)
- Universitas Andalas
- Universitas Putra Indonesia YPTK Padang
Riwayat Jabatan
- Wakil Ketua DPRD Dharmasraya (2004–2009)
- Wakil Ketua DPRD Dharmasraya (2009–2010)
- Bupati Dharmasraya (2010–2015)
- Wakil Ketua DPRD Dharmasraya (2019-2024)
Riwayat Organisasi
- Ketua Pemekaran Dharmasraya (2002–2004)
- Ketua DPD PBR Dharmasraya (2004–2010)
- Ketua Wantim DPD II Partai Golkar Dharmasraya (2010–2015)
- Ketua KONI Dharmasraya (2005–2015)
- Anggota REI Sumbar
- Ketua DPD II Partai Golkar Dharmasraya (2017—)
Harta Kekayaan Adi Gunawan
Adi Gunawan tercatat memiliki total harta kekayaan sebesar Rp31.745.000.000 atau Rp31,7 miliar.
Hartanya itu terdaftar di dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang dilaporkannya terakhir kali pada 12 Maret 2024.
Harta terbanyaknya berasal dari tanah dan bangunan yang ia miliki sebesar Rp28.605.000.000 atau Rp28,6 miliar.
Sumber harta terbanyak kedua milik Adi Gunawan berasal dari kas dan setara kas senilai Rp3.485.000.000 atau Rp3,4 miliar.
Meski demikian, ia memiliki utang sebesar Rp2.530.000.000 atau Rp2,5 miliar.
Berikut daftar lengkap rincian harta kekayaan Adi Gunawan.
DATA HARTA
A. TANAH DAN BANGUNAN Rp. 28.605.000.000
1. Tanah Seluas 4.250 m2 di KAB / KOTA DHARMASRAYA, HASIL SENDIRI Rp. 270.000.000
2. Tanah Seluas 48.550 m2 di KAB / KOTA DHARMASRAYA, HASIL SENDIRI Rp. 7.700.000.000
3. Tanah Seluas 4.250 m2 di KAB / KOTA DHARMASRAYA, HASIL SENDIRI Rp. 260.000.000
4. Tanah Seluas 300 m2 di KAB / KOTA DHARMASRAYA, HASIL SENDIRI Rp. 320.000.000
5. Tanah Seluas 25.300 m2 di KAB / KOTA DHARMASRAYA, HASIL SENDIRI Rp. 350.000.000
6. Tanah Seluas 345 m2 di KAB / KOTA DHARMASRAYA, HASIL SENDIRI Rp. 4.300.000.000
7. Tanah Seluas 80.200 m2 di KAB / KOTA DHARMASRAYA, HASIL SENDIRI Rp. 1.000.000.000
8. Tanah Seluas 10.025 m2 di KAB / KOTA DHARMASRAYA, HASIL SENDIRI Rp. 150.000.000
9. Tanah Seluas 51.700 m2 di KAB / KOTA SAWAH LUNTOSIJUNJUNG, HASIL SENDIRI Rp. 610.000.000
10. Tanah Seluas 5.000 m2 di KAB / KOTA DHARMASRAYA, HASIL SENDIRI Rp. 140.000.000
11. Tanah Seluas 220 m2 di KAB / KOTA DHARMASRAYA, HIBAH TANPA AKTA Rp. 155.000.000
12. Tanah dan Bangunan Seluas 248 m2/320 m2 di KAB / KOTA DHARMASRAYA, HASIL SENDIRI Rp. 2.000.000.000
13. Tanah dan Bangunan Seluas 8.640 m2/400 m2 di KAB / KOTA DHARMASRAYA, HASIL SENDIRI Rp. 4.300.000.000
14. Tanah dan Bangunan Seluas 510 m2/250 m2 di KAB / KOTA DHARMASRAYA, HASIL SENDIRI Rp. 2.100.000.000
15. Tanah dan Bangunan Seluas 321 m2/180 m2 di KAB / KOTA KOTA PADANG , HASIL SENDIRI Rp. 1.600.000.000
16. Tanah Seluas 164.460 m2 di KAB / KOTA DHARMASRAYA, HASIL SENDIRI Rp. 1.400.000.000
17. Tanah Seluas 200 m2 di KAB / KOTA DHARMASRAYA, HASIL SENDIRI Rp. 300.000.000
18. Tanah Seluas 497 m2 di KAB / KOTA SLEMAN, HASIL SENDIRI Rp. 250.000.000
19. Tanah dan Bangunan Seluas 40 m2/40 m2 di KAB / KOTA BANDUNG, HASIL SENDIRI Rp. 700.000.000
20. Tanah dan Bangunan Seluas 300 m2/40 m2 di KAB / KOTA BOGOR, HASIL SENDIRI Rp. 700.000.000
B. ALAT TRANSPORTASI DAN MESIN Rp. 880.000.000
1. MOBIL, MITSUBISHI MINIBUS Tahun 2001, HASIL SENDIRI Rp. 50.000.000
2. MOBIL, MITSUBISHI MINIBUS Tahun 2008, HASIL SENDIRI Rp. 80.000.000
3. MOBIL, TOYOTA PRADO JEEP Tahun 2012, HASIL SENDIRI Rp. 750.000.000
C. HARTA BERGERAK LAINNYA Rp. 1.250.000.000
D. SURAT BERHARGA Rp. 55.000.000
E. KAS DAN SETARA KAS Rp. 3.485.000.000
F. HARTA LAINNYA Rp. ----
Sub Total Rp. 34.275.000.000
III. HUTANG Rp. 2.530.000.000
IV. TOTAL HARTA KEKAYAAN (II-III) Rp. 31.745.000.000
Kasus
Adi Gunawan diduga digerebek oleh warga di sebuah hotel di Padang, Sumatera Barat, pada 25 Oktober 2025.
Penggerebekan tersebut kemudian viral di media sosial.
Dalam video yang beredar, tampak seorang pria tengah diamankan warga terkait kasus dugaan penyimpangan seksual yang terjadi di Kelurahan Air Tawar Barat, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang.
Pria yang diamankan warga itu disebut-sebut wajahnya mirip dengan Adi Gunawan atau AG.
Kapolsek Padang Utara, AKP Yuliadi, membenarkan pria yang ada di dalam video tersebut adalah AG, mantan Bupati Dharmasraya.
Ia menyebut kejadian itu terjadi pada Sabtu (25/10/2025) siang.
Awalnya, petugas resepsionis mendengar suara keributan dari kamar Adi Gunawan.
“Itu ribut-ribut di dalam kamar. Orang itu check-in sekitar pukul 12.00 WIB, sementara sekitar pukul 13.00 WIB terdengar suara ribut."
"Resepsionis lalu memberitahukan kepada pemuda sekitar. Lalu warga menggedor pintu kamar itu,” paparnya, dikutip dari TribunPadang.com.
Adi Gunawan langsung lari ketika pintu dibuka sehingga warga mengejarnya.
Meski sempat diamankan warga, namun belum ada laporan terkait dugaan penyimpangan seksual.
“Laporan tidak ada yang masuk," katanya.
Meski begitu, AKP Yuliadi menjelaskan, dugaan perbuatan menyimpang seperti yang dinarasikan di video yang viral di medsos itu belum bisa dipastikan kebenarannya.
"Tidak ditemukan bukti adanya perbuatan LGBT seperti yang ramai di medsos," imbuhnya.
Karena tidak ada bukti-bukti konkret dan laporan resmi, pihak kepolisian tidak menindaklanjuti persoalan tersebut.
Setelah video tersebut viral, Adi Gunawan memberikan klarifikasinya.
Ia mengakui pria yang ada di dalam video tersebut merupakan dirinya.
"Saya ingin menyampaikan klarifikasi resmi terkait video dan berita yang viral di media sosial, benar orang dengan inisial AG dalam video tersebut adalah saya," ujar Adi Gunawan dalam keterangan secara terbuka, dilansir dari Tiktok @infodharmasraya, Jumat (31/10/2025).
Namun, ia membantah terkait isi dan narasi video tersebut.
"Saya tidak pernah melakukan perbuatan seperti yang diberitakan dalam video tersebut," ucapnya.
Menurutnya ada kesalahpahaman dan kalimat provokatif dari warga.
Perekam menyebarkan video tanpa izin dan tanpa konteks sebenarnya.
Ia berharap masyarakat menyaring informasi terlebih dahulu dan tak terprovokasi.
"Tidak langsung percaya terhadap video dan narasi yang tidak jelas sumber serta kebenarannya," lanjutnya.
Dengan klarifikasi ini juga, Adi berharap agar kebenaran terungkap.
"Terima kasih atas doa dan dukungan dari keluarga, anak-anak dan istri, sahabat dan masyarakat luas, dan tokoh-tokoh lainnya, serta rekan media dimana pun berada, semoga kebenaran terungkap dan keadilan dari kejahatan," tandasnya.
(Tribunnews.com/Falza/Mohay) (TribunPadang.com/Muhammad Afdal Afrianto)
Sebagian artikel ini telah tayang di TribunPadang.com dengan judul Polisi Jelaskan Kronologi Mantan Bupati Dharmasraya Diamankan Warga di Padang
Baca tanpa iklan
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.