5 Ton Beras dan Ribuan Sembako Dikirim untuk 18.500 KK Terdampak Banjir Medan
PT Danareksa (Persero) atau Holding BUMN Danareksa menunjukkan respons cepat dalam merespons bencana banjir yang melanda Sumatera.
Penulis:
willy Widianto
Editor:
Wahyu Aji
Ringkasan Berita:
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - PT Danareksa (Persero) atau Holding BUMN Danareksa menunjukkan respons cepat dalam merespons bencana banjir yang melanda wilayah Medan, Sumatera Utara dan sekitarnya.
Melalui aksi tanggap darurat bertajuk Holding BUMN Danareksa Peduli Bencana Alam, perusahaan menyalurkan bantuan logistik berupa 5 ton beras dan ribuan paket sembako yang menyasar 18.500 kepala keluarga (KK) sejak 8 Desember 2025.
Bantuan tersebut difokuskan untuk meringankan beban warga di wilayah Ring-1 PT Kawasan Industri Medan (KIM) yang terdampak paling parah akibat banjir.
Lima kelurahan dan desa menjadi prioritas penyaluran, yakni Kelurahan Tangkahan, Mabar Hilir, Titipapan, Desa Pematang Johar, dan Desa Saentis.
Aksi kemanusiaan ini merupakan inisiatif Holding BUMN Danareksa yang didukung kolaborasi lintas sektor seluruh anggota holding.
PT Kawasan Industri Medan berperan sebagai tuan rumah, dengan dukungan aktif dari sejumlah entitas BUMN lainnya, antara lain PT Kawasan Industri Makassar, PT Kawasan Berikat Nusantara, PT Surabaya Industrial Estate Rungkut, PT Jakarta Industrial Estate Pulogadung (Persero), PT Kawasan Industri Wijayakusuma, PT Kawasan Industri Terpadu Batang, hingga unit jasa keuangan dan infrastruktur di bawah naungan Danareksa.
Corporate Secretary & CSR Holding BUMN Danareksa, Agus Widjaja, menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian sekaligus kekuatan sinergi antaranggota holding.
Menurutnya, konsolidasi sumber daya dilakukan secara cepat agar kebutuhan dasar masyarakat, terutama pangan, dapat segera terpenuhi di tengah situasi darurat.
“Kami sangat prihatin atas musibah yang menimpa saudara-saudara kami di Sumatra, khususnya di lingkungan KIM. Bantuan ini adalah wujud nyata kekuatan sinergi seluruh anggota Holding yang bergerak cepat mengonsolidasikan sumber daya agar dampak bencana dapat diminimalisir, sehingga kebutuhan dasar masyarakat, terutama pangan, dapat segera terpenuhi," ujar Agus dalam pernyataannya, Minggu(14/12/2025).
Berdasarkan hasil asesmen lapangan tim KIM, bantuan dialokasikan secara strategis untuk beberapa fokus utama.
Di antaranya adalah dukungan pemulihan internal berupa bantuan perbaikan hunian dan tali asih bagi karyawan KIM yang terdampak banjir, penyaluran paket sembako untuk menjaga ketahanan pangan 18.500 KK di wilayah Ring-1, serta dukungan infrastruktur berupa logistik dan sarana penunjang percepatan penanganan banjir di kawasan industri.
Selain di wilayah operasional, kepedulian Danareksa juga diperluas melalui partisipasi dalam program kemanusiaan nasional “100 Musisi Heal Sumatra”.
Bersama para karyawan, PT Danareksa (Persero) turut berkontribusi dalam penggalangan dana solidaritas BUMN yang secara total berhasil menghimpun donasi hingga Rp13 miliar.
Agus menegaskan, prioritas utama perusahaan adalah memastikan karyawan dan masyarakat sekitar kawasan industri tidak merasa sendiri menghadapi bencana.
Baca juga: Jalan Lintas Timur Sumut Sudah Bisa Dilalui, Tol Medan–Tebing Tinggi Belum Normal
Keterlibatan langsung di lapangan maupun dukungan melalui gerakan nasional BUMN diharapkan dapat menjadi dorongan moral bagi masyarakat untuk bangkit dan pulih kembali.
Baca tanpa iklan