Hubungan Mama Muda di Baubau dan Prada Y: Kenalan di Medsos, Jalin Kasih, Berujung Tewas Mengenaskan
Mama muda WK (23) tewas mengenaskan di Baubau. Diduga dibunuh kekasihnya, Prada Y, usai hubungan asmara via medsos.
Editor:
Glery Lazuardi
Ringkasan Berita:
- Kasus pembunuhan WK (23) di Baubau membuka fakta kelam hubungan asmara yang berawal dari media sosial.
- Prada Y, oknum TNI yang disebut sebagai kekasih korban, bersama rekannya Prada Z kini diperiksa aparat.
- Penemuan jasad dengan luka bakar, tanda kekerasan, dan barang bukti di lokasi memperkuat dugaan tindak kriminal serius.
- Proses hukum masih berjalan, sementara keluarga korban menuntut keadilan atas tragedi yang mengguncang masyarakat.
TRIBUNNEWS.COM - Seorang wanita berinisial WK (23) menjadi korban pembunuhan di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara.
Jasad WK ditemukan di bawah jembatan pemandian Kogawuna, Kecamatan Kokalukuna, Kota Baubau, Sulawesi Tenggara pada Minggu (21/12/2025) sekitar pukul 12.30 Wita.
Pada saat ditemukan, korban diketahui berada dalam kondisi tanpa busana dengan luka bakar di seluruh tubuh.
Hasil Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) sementara ditemukan mayatan di leher, luka akibat pukulan benda tumpul di kepala serta luka bakar tersebut.
Terduga pelaku adalah kekasih dari WK, yaitu Prada Y. Y merupakan seorang anggota TNI yang telah diperiksa atas kasus kematian tersebut. Hubungan mereka berawal dari pertemanan di media sosial.
Kasus ini bisa menjadi pembelajaran untuk berhati-hati jika menggunakan media sosial.
Sebab, tidak menutup kemungkinan terjadi tindak kejahatan termasuk menjadi korban pembunuhan seperti yang dialami oleh mama muda WK.
Baca juga: Mama Muda di Baubau Posting Kerang Laut, 3 Hari Kemudian Tewas Mengenaskan, Pacarnya Prada Y Ditahan
Hubungan Mama Muda di Baubau dan Prada Y
Sosok WK menjalin hubungan dengan oknum anggota TNI berinisial Prada Y.
Keduanya, berkenalan lewat dunia maya. Sampai akhirnya, berlanjut pada hubungan pacaran.
Hubungan korban dan terduga pelaku Y sudah diketahui.
Pasalnya, Prada Y pernah datang ke acara keluarga korban.
"Ia dia (korban) kenalkan di keluarga, bulan November kemarin, ada acara keluarga, pesta," ungkap saudara korban, WOS, kepada jurnalis TribunnewsSultra.com, pada Selasa(23/12/2025).
Namun tetiba, tak lama setelah Prada Y bertemu keluarganya itu, WK ditemukan tewas mengenaskan di bawah Jembatan Permandian Kogawuna, Keluraha Lakologou, Kecamatan Kokalukuna, Kota Baubu, Sulawesi Tenggara.
Dandenpom XIV/3 Kendari Membenarkan Hubungan WK dan Y
Hubungan Y dan WK ini juga dibenarkan Komandan Denpom atau Dandenpom XIV/3 Kendari, Letkol CPM Haryadi Budaya Pela, saat dikonfirmasi wartawan TribunnewsSultra.com, Selasa (23/12/2025).
Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, kata Letkol Haryadi, sosok Prada Y merupakan pacar korban WK.
Sementara, Prada Z merupakan rekan Prada Y sekaligus WK.
“Berdasarkan hasil pemeriksaan kalau statusnya pacaran,” ujarnya.
Tak hanya Y, namun juga rekannya Z turut diperiksa. Z juga merupakan anggota TNI dengan pangkat Prada.
Menurutnya, pemeriksaan terhadap Prada Y dan Prada Z sudah dilakukan di Sub Denpom Baubau sejak Senin (22/12/2025).
“Untuk pemeriksaan sudah kita lakukan terhadap 2 orang terduga pelaku di sub denpom,” jelasnya.
Kronologi Penemuan Mayat
WK ditemukan di bawah Jembatan Permandian Kogawuna, Minggu (21/12/2025).
Lokasinya di Jalan Lingkar Bungi-Sorawolio, Kelurahan Lakologou, Kecamatan Kokalukuna, Kota Baubau.
Jasad wanita tersebut ditemukan pada pukul 12.30 Wita oleh warga yang melintas hendak beristirahat.
Saat ditemukan, tak ada yang mengenali korban. Namun setelah dilakukan penyelidikan, identitas korban terungkap.
Korban yang ditemukan warga itu, sempat dimakan biawak jasadnya.
Hal ini diungkapkan Kasi Humas Polres Baubau, IPTU Rino Asnan membenarkan penemuan mayat wanita itu.
"Awalnya, saksi yang melihat biawak di sekitar itu ternyata memakan korban ini,” ujarnya saat diwawancarai, Minggu (21/12/2025).
Baca juga: Jasad Wanita Tanpa Busana Ditemukan Membusuk di Baubau Sultra, Saksi Lihat Mayatnya Dimakan Biawak
Polisi Langsung Lakukan Visum
Usai ditemukan, jasad korban langsung dibawa pihak kepolisian untuk menjalani visum.
Kata IPTU Rino, korban ditemukan dalam keadaan membusuk dengan sejumlah luka di tubuhnya.
Dari hasil visum yang dijelaskan IPTU Rino, terdapat luka robek pada leher karena benda tajam.
Lalu, adapula luka di kepala diduga karena benda tumpul, serta luka bakar seluruh tubuh.
Setelah menerima laporan hasil visum, Tim Inafis Polres Baubau tiba di lokasi sekitar pukul 14.00 Wita untuk melakukan pemeriksaan intensif.
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) awal, polisi menemukan sejumlah benda mencurigakan.
Seperti botol bekas berisi sisa Bahan Bakar Minyak (BBM) serta pakaian dalam wanita (BH) yang sudah dalam kondisi terbakar di sekitar lokasi kejadian.
Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Kepolisian Resor atau Kasi Humas Polres Baubau, IPTU Rino Asnan mengatakan setelah dugaan identitas korban tersebar di sosial media, keluarga korban melapor ke Polres lalu diantar ke rumah sakit untuk mengecek identitas.
"Dan benar yang bersangkutan adalah keluarga korban, inisial WK berjenis kelamin perempuan, umurnya 23 tahun, beralamat di Kecamatan Kokalukuna," ungkapnya saat diwawancarai, Senin (22/12/2025).
Kata dia, sebelum ditemukan meninggal dunia, korban sempat mengunggah status di aplikasi Facebook pada Sabtu (19/12/2025) malam.
Pihaknya mengaku sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut mengenai identitas terduga pelaku pembunuhan.
"Polres baubau masih melakukan penyelidikan lebih lanjut, memeriksa saksi-saksi terkait teman-temannya yang berhubungan langsung dengan korban serta barang bukti," ujarnya.
IPTU Rino mengungkapkan jenazah korban akan diautopsi, sementara untuk jadwal masih menunggu dokter forensik dari Kota Kendari.
Pascapenemuan jasad korban, Minggu (21/12/2025), 2 oknum anggota TNI yakni Prada Y (19) dan Prada Z (19) diperiksa Sub Detasemen Polisi Militer (Sub Denpom) Baubau.
Pemeriksaan dibenarkan Komandan Denpom atau Dandenpom XIV/3 Kendari, Letkol CPM Haryadi Budaya Pela, saat dikonfirmasi wartawan TribunnewsSultra.com, Selasa (23/12/2025).
Namun, Letkol Haryadi belum merinci status dua terperiksa dalam dugaan kasus pembunuhan wanita muda WK.
“Saya lagi di Baubau. Kami masih tunggu pelimpahannya dari polres (kepolisian resort),” katanya.
Menurutnya, pemeriksaan terhadap Prada Y dan Prada Z sudah dilakukan di Sub Denpom Baubau sejak Senin (22/12/2025).
“Untuk pemeriksaan sudah kita lakukan terhadap 2 orang terduga pelaku di sub denpom,” jelasnya.
Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, kata Letkol Haryadi, sosok Prada Y merupakan pacar korban WK.
Sementara, Prada Z merupakan rekan Prada Y sekaligus WK.
“Berdasarkan hasil pemeriksaan kalau statusnya pacaran,” ujarnya.
Diapun belum bisa menyebut motif maupun kronologi kejadian, sebab saat ini pihaknya masih melakukan pemeriksaan mendalam.
Artikel ini sebagian telah tayang di TribunnewsSultra.com
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.