PKS Puji Kerja Aparat TNI–Polri, BNPB, dan Basarnas Tangani Bencana di Sumatra
PKS menegaskan bahwa kehadiran negara melalui kerja nyata aparat dan lembaga kebencanaan menjadi penopang semangat masyarakat di tengah darurat banjir
Editor:
Dodi Esvandi
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA — Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menegaskan bahwa kehadiran negara melalui kerja nyata aparat dan lembaga kebencanaan menjadi penopang semangat masyarakat di tengah darurat banjir dan longsor yang melanda Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.
Sekretaris Jenderal PKS sekaligus Ketua Satgas Bencana Nasional, Muhammad Kholid, menyampaikan apresiasi kepada Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kepolisian Republik Indonesia (Polri), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), serta Badan SAR Nasional (Basarnas) atas kerja keras mereka di lapangan.
“Kami mengapresiasi kerja tanpa lelah TNI, Polri, BNPB, dan Basarnas yang menembus medan sulit, bahkan mempertaruhkan keselamatan demi memastikan bantuan sampai kepada masyarakat terdampak,” ujar Kholid, Selasa (23/12/2025).
Kholid menyoroti distribusi logistik yang mencapai lebih dari 2.400 ton sebagaimana disampaikan Panglima TNI.
Menurutnya, angka tersebut bukan sekadar statistik, melainkan bukti nyata kapasitas negara dalam merespons bencana secara cepat dan efektif.
Ia menilai strategi distribusi melalui jalur udara, laut, dan darat menunjukkan kemampuan adaptasi serta sinergi antarsatuan menghadapi tantangan geografis wilayah terdampak.
“Fleksibilitas distribusi logistik mencerminkan koordinasi yang solid dengan satu tujuan utama: menyelamatkan nyawa dan meringankan beban rakyat,” tegasnya.
Baca juga: Golkar Usulkan Koalisi Permanen, PKS: Pilpres 2029 Masih Jauh untuk Dibahas
Selain aparat negara, Kholid juga menekankan peran relawan PKS yang sejak awal hadir di lokasi terdampak.
Mereka terlibat dalam pendampingan pengungsi, distribusi kebutuhan pokok, dukungan dapur umum, hingga pemulihan lingkungan dan fasilitas warga.
“Relawan PKS bekerja bahu-membahu bersama seluruh elemen agar bantuan tepat sasaran, penanganan pengungsi lebih tertib, serta evakuasi berjalan efektif,” jelasnya.
Kholid menegaskan bahwa sinergi lintas lembaga dan partisipasi aktif masyarakat adalah kunci utama menghadapi bencana berskala luas.
PKS mendorong agar koordinasi tetap terjaga hingga masa tanggap darurat dan pemulihan pascabencana benar-benar tuntas.
Menutup pernyataannya, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bergotong royong, mendoakan keselamatan petugas dan relawan, serta menumbuhkan solidaritas nasional bagi para korban bencana di berbagai daerah.