Setelah Sumatra, Cirebon Diterjang Banjir Besar, 19 Motor Hanyut dan Gudang Jebol
Kabupaten Cirebon di Jawa Barat dilanda oleh banjir yang menghanyutkan belasan sepeda motor.
Penulis:
Febri Prasetyo
Editor:
Nuryanti
Ringkasan Berita:
- Sejumlah kecamatan di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, dilanda banjir besar.
- Banjir dipicu oleh hujan deras yang membuat sungai meluap.
- Belasan sepeda motor dilaporkan hanyut dan gudang supermarket jebol.
TRIBUNNEWS.COM - Setelah Sumatra, Kabupaten Cirebon di Jawa Barat dilanda banjir besar, Selasa sore, (23/12/2025).
Banjir itu terjadi di Kecamatan Sumber setelah hujan lebat mengguyur Cirebon. Air meluap di beberapa titik dan melumpuhkan arus lalu lintas di jalan.
Video yang merekam banjir itu beredar di media sosial. Dalam video itu terlihat aliran air keluar dari area gudang supermarket dan membawa kardus, sampah, hingga kemasan produk ke badan jalan.
Warga Kecamatan Sumber, Wisnu, menyebut hujan deras menyebabkan sungai meluap.
“Hujan cukup deras sejak sore. Ada sungai yang meluap," kata Wisnu dikutip dari Tribun Cirebon.
"Tadi aja di depan Kantor Disdukcapil Kabupaten Cirebon banjir sampai menghanyutkan sejumlah gerobak dagangan."
Tidak hanya di Kecamatan Sumber, banjir juga menerjang Kecamatan Talun pada hari yang sama. Banjir itu menyebabkan kemacetan di Simpang Empat Mountoya.
Satuan Brimob Polda Jawa Barat menerjunkan satu peleton guna membantu mengurai kepadatan arus lalu lintas.
“Satu peleton, 30 personel kita terjunkan untuk bantu mengatur lalu lintas di sana," kata Komandan Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Jabar Kompol Apt Bagus Amrullah Nurul Immawan.
"Di depan Montoya terjadi genangan, kemudian pelambatan, akhirnya banyak motor-motor yang mogok."
Gudang jebol, banyak motor diduga terbawa arus
Baca juga: Atasi Polusi Suara di Sekolah, Ribuan Koper Bekas Diolah Jadi Peredam Kebisingan di Cirebon
Video mengenai banjir di Kecamatan Sumber viral di media sosial. Video itu memperlihatkan situasi di lantai dasar gudang supermarket yang diduga jebol karena tekanan air.
Suasana dalam video tampak gelap. Hanya ada sedikit cahaya dari orang-orang yang berusaha menyelamatkan diri dan barang-barang.
Ketinggian air mencapai lutut orang dewasa, bahkan lebih. Beberapa orang tampak berjalan melawan arus.
Terlihat ada seseorang berbaju biru kehijauan yang menangis sembari terus melangkah.