Hari Keempat Pencarian, Tim SAR Fokus Cari Pelatih Valencia dan 2 Korban di Perairan Padar
Hari keempat pencarian KM Putri Sakinah di Labuan Bajo, tiga WNA Spanyol termasuk pelatih Valencia CF masih hilang.
Penulis:
Fahdi Fahlevi
Editor:
Glery Lazuardi
Ringkasan Berita:
- Operasi pencarian KM Putri Sakinah di Labuan Bajo memasuki hari keempat dengan fokus penyelaman dan penyisiran pulau sekitar.
- Meski satu jenazah WNA Spanyol telah teridentifikasi, tiga korban lain termasuk pelatih Valencia CF masih belum ditemukan.
- Dukungan teknologi sonar, drone thermal, serta tambahan penyelam profesional menunjukkan keseriusan upaya SAR.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Tim SAR Gabungan masih melakukan pencarian terhadap tiga warga negara asing (WNA) asal Spanyol yang menjadi korban tenggelamnya KM Putri Sakinah di Perairan Pulau Padar, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur hingga Selasa (30/12/2025).
Salah satu korban yang masih dalam pencarian diketahui merupakan pelatih Tim B perempuan klub sepak bola Los Che (Valencia CF) Martin Carreras Fernando.
Baca juga: Pimpinan MPR Soroti Insiden Kapal Wisata Tenggelam di Labuan Bajo
Fokus Pencarian Korban Pada Hari Keempat
Kepala Seksi Operasi Kantor SAR Maumere, Fathur Rahman, mengatakan pencarian memasuki hari keempat dengan fokus penyisiran pulau-pulau terdekat dari Pulau Padar serta operasi penyelaman di sejumlah titik yang diduga menjadi lokasi bangkai kapal.
"Pukul 08.12 Wita Tim RBB Ditpolair Polda NTT kembali menemukan serpihan KM Putri Sakinah berupa bagian dinding kapal," ujar Fathur Rahman dalam keterangannya, Selasa (30/12/2025)
Ia menjelaskan, berdasarkan hasil identifikasi forensik Tim Posko Antemortem Disaster Victim Identification (DVI) Polres Manggarai Barat, satu jenazah yang ditemukan pada Senin (29/12/2025) dipastikan merupakan salah satu korban WNA Spanyol.
"Dengan temuan tersebut, saat ini Tim SAR Gabungan masih memfokuskan pencarian terhadap tiga WNA Spanyol lainnya," katanya.
Jumlah penyelam profesional ditambah dibandingkan hari sebelumnya untuk mempercepat pencarian,
Sebanyak 11 penyelam diterjunkan dan dibagi ke dalam tiga Search and Rescue Unit (SRU) penyelaman.
"Penyelam berasal dari berbagai komunitas selam profesional serta rescuer Kantor SAR Maumere," kata Fathur.
Tiga SRU penyelaman masing-masing melakukan pencarian di Perairan Utara Pulau Serai, Perairan Timur Pulau Padar, dan Perairan Selatan Pulau Serai.
Selain itu, Tim SAR Gabungan juga mengerahkan peralatan seabob dan sonar milik Ditpolair Polda NTT untuk mendeteksi bangkai KM Putri Sakinah yang diduga berada di dasar laut.
Sebanyak 12 unit kapal dari berbagai unsur dikerahkan untuk melakukan penyisiran permukaan laut, dengan fokus di pulau-pulau terdekat di wilayah utara Pulau Padar.
Baca juga: Data dan Fakta: 8 Kapal Wisata yang Tenggelam di Labuan Bajo 2 Tahun Terakhir
Tim SAR Gunakan Drone Thermal
Pencarian korban juga dibantu dengan penggunaan drone thermal.
"Hingga laporan perkembangan operasi SAR hari keempat ini diturunkan, Tim SAR Gabungan masih terus berjibaku melakukan pencarian di lapangan," ucapnya.
Sebelum operasi pencarian dimulai, perwakilan Kedutaan Besar Spanyol bersama keluarga korban sempat bertemu dengan Tim SAR Gabungan di KN SAR Puntadewa 250.
Mereka berharap upaya pencarian hari ini dapat segera menemukan para korban yang masih hilang.