Fenomena Sinkhole Muncul di Sawah Lima Puluh Kota Sumbar
Fenomena sinkhole atau tanah berlubang terjadi di area persawahan di Pombatan, Jorong Tepi, Nagari Situjuah Batua, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumbar.
Penulis:
Wahyu Gilang Putranto
Editor:
Endra Kurniawan
Ringkasan Berita:
- Sinkhole sedalam sekitar 15 meter muncul mendadak di area persawahan Pombatan, Lima Puluh Kota.
- Lubang berdiameter 7–10 meter meluas akibat runtuhan, merusak sawah dan jaringan irigasi.
- BPBD memasang pagar pengaman dan mengimbau warga menjauhi lokasi demi keselamatan.
TRIBUNNEWS.COM - Fenomena sinkhole atau tanah berlubang terjadi di area persawahan di Pombatan, Jorong Tepi, Nagari Situjuah Batua, Kabupaten Lima Puluh Kota, Provinsi Sumatra Barat, Minggu (4/1/2026).
Kepala Jorong Tepi, Salim, mengungkapkan lubang tersebut diperkirakan memiliki kedalaman 15 meter.
"Terdengar suara gemuruh, atau seperti benda jatuh ke air yang sangat besar. Nah pas dilihat sumber suara ternyata ada lubang di tengah sawah," ungkap Salim, dikutip dari Kompas TV, Senin.
Kemudian terjadi longsor atau runtuhan di sekitar lubang yang membuat diameternya semakin lebar.
"Tadi pagi belum ada air, masih sangat dalam, diperkirakan pagi sekitar 15 meter, dalam waktu singkat lubangnya makin membesar," ujarnya.
Tidak ada korban dalam kejadian munculnya sinkhole ini.
Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lima Puluh Kota memasang pagar pengaman di sekitar area sinkhole demi keselamatan warga.
Dikutip dari Instagram-nya, BPBD Lima Puluh Kota menyebut fenomena itu terjadi sekitar pukul 11.00 WIB.
Diameter sinkhole sekitar 7–10 meter.
"Dampak kejadian ini merusak dua petak sawah seluas kurang lebih 0,25 hektare milik Bpk. Irsal, SH, MH Dt. Rajo Pobo serta satu unit jaringan irigasi," tulis BPBD.
Masyarakat diimbau untuk tidak mendekati area longsor demi keselamatan.
Baca juga: Sinkhole Tiba-tiba Muncul di Kanal Shropshire Inggris, Nyaris Telan Perahu Warga, Tidak Ada Korban
Apa Itu Sinkhole?
Dikutip dari laman Badan Geologi, sinkhole bukan sekadar fenomena alam yang terjadi begitu saja.
Sinkhole dapat terjadi karena berbagai faktor, seperti eksploitasi air tanah secara berlebihan, perencanaan tata kota yang kurang memperhitungkan kondisi geologi, serta perubahan iklim yang mengubah pola hidrologi tanah.
Di Indonesia, fenomena sinkhole kerap ditemukan di wilayah dengan karakteristik geologi berupa batuan karbonat.
Sinkhole atau lubang runtuhan, dapat terbentuk melalui dua mekanisme utama yaitu solution sinkhole dan collapse sinkhole.
- Solution sinkhole berkembang secara perlahan akibat proses pelarutan batu kapur oleh air yang bersifat asam, yang dalam jangka waktu panjang menciptakan rongga bawah tanah yang semakin besar.
- Collapse sinkhole terjadi secara tiba-tiba ketika atap rongga bawah tanah tidak lagi mampu menahan beban di atasnya, sehingga runtuh dan membentuk lubang besar di permukaan tanah.
Pada awal tahun 2025, tepatnya pada 6 Januari 2025, sebuah sinkhole dengan diameter sekitar 4 meter dan kedalaman 4 meter muncul di wilayah Kwangen Kidul, Pacarejo, Kecamatan Semanu, Kabupaten Gunung Kidul, DI Yogyakarta.
Lubang besar tersebut ditemukan di tengah ladang yang sering menampung air hujan.
Sinkhole ini pertama kali diketahui oleh pemilik ladang sekitar pukul 05.00 WIB saat hendak mencari rumput.
Fenomena ini bukan hal baru bagi warga setempat, mengingat daerah tersebut memang sering tergenang air yang akhirnya menyebabkan tanah ambles.
Sejumlah Fenomena Sinkhole di Dunia
Fenomena sinkhole kerap terjadi di berbagai wilayah dunia.
Di Kota Shropshire, Inggris, sebuah sinkhole muncul di sebuah kanal pada 23 Desember 2025 lalu.
Seorang pria nyaris celaka setelah perahu-perahunya terseret ke sinkhole tersebut.
Insiden ini terjadi setelah jebolnya jalur air sepanjang 50 meter yang sebelumnya diberi tanda 'risiko kuning', menurut laporan BBC.
Bob Wood menceritakan ia terbangun tepat waktu untuk memperingatkan pemilik perahu lain saat bagian belakang perahunya terangkat tinggi ke udara.
"Saya pikir saya berada di tengah badai besar," kata pria berusia 75 tahun itu, yang telah tinggal di perahu selama delapan tahun.
Lalu pada 23 September 2025, sinkhole raksasa terjadi di pusat kota Bangkok, Thailand pada Rabu (23/9/2025).
Sinkhole tersebut menelan seluruh benda yang ada di atas bumi hanya dalam waktu satu menit termasuk tiang listrik.
Setelah runtuh, di dalam Sinkhole terlihat aliran deras air di dalam lubang tersebut.
Dari video yang viral, sinkhole tersebut terjadi di tengah jalan raya yang padat di Thailand.
Dimuat Reuters, sinkhole di Bangkok itu memiliki kedalaman 50 meter dengan luas sekitar 900 meter persegi di depan Rumah Sakit Vajira, Bangkok, Thailand.
Titik longsor merupakan tanah dari konstruksi kereta bawah tanah di Bangkok.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Penyebab bencana tersebut diduga karena adanya kebocoran air dari pipa yang pecah di terowongan yang dimaksudkan untuk memperluas sistem kereta bawah tanah kota.
(Tribunnews.com/Gilang P, Andari)
Baca tanpa iklan
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.