Keluarga Kaget Sumarna Tewas Diduga Dibunuh, Sempat Pamit Pergi Memancing Bareng Teman
Sumarna, warga Kecamatan Cibatu, Kabupaten Purwakarta ditemukan tewas mengenaskan. Jasadnya ditemukan dalam kondisi penuh luka.
Editor:
Dewi Agustina
Ringkasan Berita:
- Sumarna (55), warga Kecamatan Cibatu, Kabupaten Purwakarta ditemukan tewas mengenaskan.
- Jasadnya ditemukan tertutup terpal dan tubuhnya penuh luka.
- Keluarga menyebut korban sebelumnya pamit hendak pergi memancing bersama seorang rekannya.
TRIBUNNEWS.COM, PURWAKARTA - Sempat pamit kepada keluarga hendak memancing bersama teman, Sumarna (55), warga Kecamatan Cibatu, Kabupaten Purwakarta ditemukan tewas mengenaskan.
Jasadnya ditemukan warga dalam kondisi penuh luka di bagian wajah dan kepala.
Baca juga: Mayat Ditemukan di Sebuah Salon Kecantikan di Depok
Diduga korban dihabisi menggunakan senjata tajam dan benda tumpul.
Jasad korban ditemukan di depan bangunan bekas kandang ayam dan ditutupi terpal.
Warga yang menemukan korban awalnya tak mengenali jasad korban karena bukan warga setempat.
Pihak keluarga korban tak menyangka Sumarna meninggal dunia dengan tragis.
Ujang Rukenda, kakak korban mengatakan, Sumarna awalnya berangkat dari rumahnya di Kecamatan Cibatu sekitar pukul 11.00 WIB.
Dia pamit hendak pergi memancing bersama seorang rekannya.
Keluarga terkejut setelah mendapat kabar korban ditemukan meninggal dunia di wilayah Kiarapedes.
"Berangkatnya siang, katanya mau mancing. Keluarga enggak menyangka sama sekali, tiba-tiba dapat kabar sudah meninggal," ujar Ujang saat ditemui Tribunjabar.id di RSUD Bayu Asih, Minggu (11/1/2026).
Ujang menambahkan, informasi dari pihak keluarga, korban Sumarna diduga memiliki permasalahan utang-piutang dengan seseorang.
Namun keluarga belum mengetahui secara pasti kronologi kejadian karena korban ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia.
Kronologi Penemuan Jasad Korban
Warga Dusun Tiga, Desa Kiarapedes, Kecamatan Kiarapedes, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat menemukan jasad pria bersimbah darah, Sabtu (10/1/2026) malam.
Belakangan korban diketahui bernama Sumarna (55), warga Kecamatan Cibatu, Kabupaten Purwakarta.
Lokasi penemuan berada di ujung kampung, jauh dari permukiman warga.
Penemuan jasad ini bermula dari laporan warga yang mendengar keributan dan teriakan minta tolong saat aliran listrik padam sekitar pukul 18.00 WIB.
Warga kemudian melapor ke aparat setempat hingga diteruskan ke pihak kepolisian.
"Waktu itu katanya ada ribut-ribut pas listrik mati. Terus ada kabar pembunuhan, langsung dilaporkan ke Linmas dan Polsek," ujar Agus, salah satu tetangga di sekitar lokasi kejadian, Minggu (11/1/2026) dini hari.
Agus menambahkan, korban bukan warga setempat dan sebagian besar warga tidak sempat melihat kondisi korban secara langsung karena polisi segera mengamankan lokasi.
"Bukan warga sini. Lokasinya juga di pinggir, di ujung kampung, depan bekas kandang ayam," katanya.
Jajaran Satreskrim Polres Purwakarta bersama Polsek Kiarapedes langsung bergerak cepat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Polisi memasang garis pembatas dan melakukan pemeriksaan menyeluruh di lokasi.
Kasat Reskrim Polres Purwakarta, AKP Uyun Saepul Uyun, mengatakan kasus ini terungkap setelah adanya laporan warga terkait penemuan seorang pria yang tergeletak bersimbah darah.
"Hasil sementara olah TKP menunjukkan korban mengalami luka di bagian wajah, kepala, pelipis, serta terdapat luka lebam dan luka akibat benda tajam. Dugaan sementara korban meninggal akibat kehabisan darah," kata Uyun.
polisi menemukan sekitar sepuluh titik yang diduga berkaitan dengan peristiwa kekerasan tersebut di sekitar lokasi kejadian.
Namun hingga kini motif pembunuhan dan jumlah pelaku masih dalam penyelidikan.
Uyun juga memastikan korban bukan warga setempat, melainkan warga Kecamatan Cibatu, Purwakarta.
Kasus dugaan pembunuhan ini dalam penanganan Satreskrim Polres Purwakarta.
Penulis: Deanza Falevi
Artikel ini telah tayang di TribunJabar.id dengan judul Izin Pergi Memancing ke Istri, Sumarna Malah Ditemukan Tewas dengan Luka Parah di Purwakarta
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.