Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Bupati Bogor dan Forkopimda Tinjau Lokasi Asap di Area Antam, Pastikan Nihil Korban

Bupati Bogor Rudy Susmanto meninjau lokasi munculnya asap di area PT Antam Nanggung dan memastikan tidak ada korban.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Content Writer
zoom-in Bupati Bogor dan Forkopimda Tinjau Lokasi Asap di Area Antam, Pastikan Nihil Korban
Istimewa
BUPATI BOGOR - Bupati Bogor Rudy Susmanto bersama Forkopimda meninjau langsung lokasi munculnya asap di area PT Aneka Tambang, Nanggung. 

TRIBUNNEWS.COM — Bupati Bogor Rudy Susmanto bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bogor meninjau langsung lokasi kemunculan asap di area PT Aneka Tambang (Antam), Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, Rabu (14/1/2026). Peninjauan ini dilakukan menyusul beredarnya video di masyarakat yang memicu berbagai spekulasi.

Rudy Susmanto menjelaskan, berdasarkan keterangan resmi dari pihak PT Aneka Tambang, peristiwa munculnya asap terjadi sekitar pukul 00.30 WIB dini hari. Pada waktu tersebut, dipastikan tidak ada aktivitas operasional penambangan yang berlangsung.

Baca juga: Ratusan Orang Diduga Terjebak Akibat Kepulan Asap di Tambang Emas Bogor, Ini Penjelasan PT Antam

“Di Kabupaten Bogor, izin usaha pertambangan yang resmi hanya dimiliki oleh PT Aneka Tambang. Lokasi munculnya asap berada di dalam wilayah izin usaha pertambangan Antam. Setelah kami melakukan pengecekan langsung dan berkoordinasi bersama pimpinan PT Aneka Tambang, dipastikan tidak ada korban karyawan,” tegas Bupati Bogor.

Terkait informasi yang beredar di masyarakat mengenai adanya korban dalam jumlah besar, Bupati Bogor menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar. Isu yang berkembang disebabkan oleh kesalahpahaman penyebutan istilah level di area tambang.

“Yang benar adalah level 700, bukan korban 700 orang. Tidak ada karyawan yang terjebak atau menjadi korban. PT Aneka Tambang telah melakukan verifikasi dan memastikan bahwa saat kejadian tidak ada aktivitas penambangan,” jelasnya.

Dari hasil pemantauan di lokasi, diketahui bahwa pada saat kejadian kadar CO (karbon monoksida) sempat mencapai 1.200 ppm. Namun, menjelang sore hari kadar tersebut telah turun menjadi sekitar 100 ppm. Adapun ambang batas aman berada di angka 25 ppm.

Pihak PT Aneka Tambang bersama instansi terkait akan kembali melakukan pengecekan dan verifikasi lanjutan setelah kadar gas benar-benar dinyatakan aman.

Rekomendasi Untuk Anda

Sebagai langkah antisipasi awal, Bupati Bogor menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Bogor bersama Forkopimda telah menyiapkan dukungan personel dan peralatan, termasuk Dinas Pemadam Kebakaran, BPBD, serta Dinas Kesehatan. Namun, setelah dipastikan tidak ada korban, seluruh personel tidak perlu melakukan evakuasi masuk ke area tambang.

Bupati Bogor menyampaikan apresiasi kepada Kapolres Bogor beserta jajaran dan Dandim Bogor beserta jajaran atas respons cepat dan kesiapsiagaan dalam menghadapi informasi yang berkembang.

“Kami berterima kasih kepada rekan-rekan media yang telah menyampaikan informasi berdasarkan data dan fakta di lapangan. Kami juga mengimbau agar setiap informasi yang disampaikan ke publik dipastikan kebenarannya agar tidak menimbulkan kepanikan di masyarakat,” ujar Rudy Susmanto.

Pemerintah Kabupaten Bogor memastikan akan terus menyampaikan informasi resmi kepada masyarakat berdasarkan data dan fakta lapangan. Apabila terdapat perkembangan lebih lanjut, pemerintah daerah akan menyampaikannya secara terbuka dan bertanggung jawab.

“Kami semua hadir di sini untuk melayani masyarakat Kabupaten Bogor. Kami berharap aktivitas masyarakat tetap berjalan normal dan situasi tetap kondusif,” pungkas Bupati Bogor.

(Tim Komunikasi Publik/Diskominfo Kabupaten Bogor)

Baca juga: Bupati Bogor Sebut Tidak Ada Pegawai PT Antam yang Terjebak di Tambang Emas

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas