Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Langkah Kaki Co-Pilot ATR yang Terus Bertambah di Smartwatch, Begini Tanggapan Basarnas

Smartwatch yang dipakai co-pilot pesawat ATR 42-500, Farhan Gunawan disebut masih aktif hingga Minggu (18/1/2026).

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Erik S
zoom-in Langkah Kaki Co-Pilot ATR yang Terus Bertambah di Smartwatch, Begini Tanggapan Basarnas
HO/IST/ist/Tiktok/TribunnewsBogor
PESAWAT JATUH - Co Pilot pesawat ATR 42-500 Farhan Gunawan (KIRI). Penampakah langkah kaki dari smartwatch (KANAN). Penampakan Jejak Langkah Kaki Co Pilot Pesawat ATR 42-500 
Ringkasan Berita:
  • Smartwatch co-pilot ATR 42-500, Farhan Gunawan, terdeteksi masih aktif dan mencatat pergerakan langkah setelah pesawat jatuh di Gunung Bulusaraung.
  • Data tersebut diketahui keluarga setelah ponsel Farhan ditemukan dan menunjukkan langkah kaki terus bertambah pada Minggu (18/1/2026).
  • Basarnas menegaskan tetap fokus pada pencarian korban tanpa berspekulasi, sementara keluarga berharap Farhan masih hidup dan segera ditemukan.

TRIBUNNEWS.COM, PANGKEP- Smartwatch yang dipakai co-pilot pesawat ATR 42-500, Farhan Gunawan disebut masih aktif hingga Minggu (18/1/2026).

Dari perangkat tersebut, terlihat data langkah kaki pada smartwatch masih terus bertambah dari waktu ke waktu.

Pesawat ATR 42-500 diketahui menabrak Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan (Sulsel) pada Sabtu (17/1/2026).

Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii menegaskan pihaknya tidak ingin berspekulasi terkait informasi tersebut dan saat ini tetap fokus pada proses pencarian korban.

“Saya sampaikan bahwa fokus kita saat ini adalah pencarian terhadap korban. Pada saat kita mencari korban ternyata ditemukan bagian-bagian dari pesawat maupun ada benda-benda yang dimungkinkan itu milik korban. Ini semuanya untuk kita kumpulkan, kita inventarisir,” ujarnya, Senin (19/1/2026).

Menurut Syafii, seluruh temuan di lapangan akan dijadikan petunjuk untuk mendukung proses pencarian tanpa menarik kesimpulan lebih jauh.

Keterangan Keluarga

Tim SAR berhasil menemukan ponsel milik Farhan Gunawan.

Rekomendasi Untuk Anda

Dari penemuan ponsel Farhan itu, terungkap pergerakan dari smartwatch yang dipakai Farhan pada Minggu (18/1/2026).

Keterangan tersebut disampaikan Dian, wanita yang mengaku kakak Farhan.

"Saya saudaranya Farhan dari adik saya namanya Dian. Adik saya adalah pacarnya Farhan. Mereka udah pacaran lima tahun," ungkap Dian.

Setelah Tim SAR menemukan HP Farhan, HP tersebut langsung diserahkan ke pacar Farhan.

Smartwatch kopilot pesawat ATR 42-500
PESAWAT JATUH: Smartwatch kopilot pesawat ATR 42-500 masih aktif. Sang kopilot, Farhan Gunawan terdeteksi bergerak 4 ribu langkah di hutan. Ibunda Farhan pun meminta bantuan

Dari sanalah terkuak adanya pergerakan langkah kaki diduga Farhan yang mengenakan smartwatch tersebut.

Kata Dian, smartwatch yang dipakai Farhan itu terkoneksi ke HP-nya.

"Pesawat jatuh tanggal 17, tanggal 18 dilakukan pencarian dan HP Farhan ada dapat, HP nya dapat di hutan, HP-nya sekarang udah dipegang adik saya. Nah HP dia itu terhubung ke smartwatch-nya," pungkas kakak Dian.

Terus dipantau oleh Dian, smartwatch tersebut terdeteksi bergerak hingga tengah malam di hutan.

Diduga Farhan masih bergerak sejauh empat ribu langkah selama empat jam pada hari Minggu kemarin.

Ada dua bukti yang dipegang pacar Farhan soal adanya pergerakan langkah kaki sang Kopilot.

Yakni bukti foto pergerakan Farhan pukul 18.00 WITA dan pukul 22.00 WITA.

"Terus dicek smartwatch-nya, ada pergerakan langkah kaki Farhan. Dari pagi jam 6, ada berapa langkah, terus ditambah lagi jam 10 sampai malam juga ada. Saya lupa jamnya berapa. Intinya ada pergerakan langkah kakinya itu makin lama makin bertambah," kata kakak Dian.

Atas temuan tersebut, keluarga berharap Farhan masih hidup dan bisa segera diselamatkan.

"Ini hari ketiga di hutan. Jadi tolong kepada bapak Prabowo atau siapapun menteri di sana, yang bisa ngasih bantuan tolong turunkan tim SAR lebih banyak lagi, sekaligus helikopter yang bisa nyari dia di hutan sana, saya mohon sekali," ujar kakak Dian.

Ibunda Farhan minta bantuan

Sementara smartwatch Farhan terdeteksi masih aktif, sang ibunda berurai air mata di rumah sakit.

Rupanya kabar jatuhnya pesawat ATR yang turut dikemudikan Farhan membuat sang ibu terpukul dan syok.

PENCARIAN KORBAN - Suasana pencarian korban pesawat ATR 42-500 di lereng gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, Minggu (18/1/2026)
PENCARIAN KORBAN - Suasana pencarian korban pesawat ATR 42-500 di lereng gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, Minggu (18/1/2026) (Tribunnews.com/Tribun-timur.com/Muslimin Emba)

Ibunda Farhan pun dilarikan ke Rumah Sakit Dody Sardjoto di kompleks Lanud Hasanuddin Makassar pada Minggu (18/1/2026) malam.

Kabar sakitnya ibunda Farhan rupanya turut diketahui Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam.

Pada hari ini, Senin (19/1/2026) menjenguk ibunda Farhan seraya memberikan penguatan.

Dijenguk Bupati, ibunda Farhan berharap Irwan bisa memberikan pertolongan lebih untuk pencarian Farhan.

"Pak Haji anak ku. Bantu ka pak haji cari anak ku. Masih muda anak ku pak haji," kata ibunda Farhan ke Bupati Irwan, dilansir dari Tribun Timur.

Irwan berujar bahwa hingga kini tim SAR telah bekerja maksimal melakukan pencarian.

"Turun semua tim untuk mencari. Mudah-mudahan bisa di dapat. Sabar ki," ujar Bupati Irwan. (TribunnewsBogor/Kompas.com)

 

Sebagian artikel ini telah tayang di TribunnewsBogor.com dengan judul 2 Bukti Smartwatch Kopilot Pesawat ATR Terdeteksi Masih Aktif, Ibunda Farhan Pilu: Bantu Cari Anakku

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas