Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Bupati Seluma Teddy Rahman Bicara Utang BPJS: Orang Sakit Tak Boleh Menunggu Anggaran

Bupati Seluma, Teddy Rahman menegaskan negara harus hadir dalam urusan kesehatan warga karena sakit adalah hal yang tidak bisa direncanakan.

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Bupati Seluma Teddy Rahman Bicara Utang BPJS: Orang Sakit Tak Boleh Menunggu Anggaran
TRIBUNNEWS/LUTFI AKHMAL
BUPATI SELUMA - Bupati Seluma Teddy Rahman (kiri) saat diwawancarai secara khusus oleh Direktur Pemberitaan Tribun Network Febby Mahendra Putra (kanan) di Jakarta, Rabu (4/2/2026). Dalam wawancaranya, Teddy Rahman menjelaskan terkait potensi Sumber Daya Alam di Kabupaten Seluma hingga kiprahnya menjadi kepala daerah di kabupaten tersebut. Bupati Seluma, Teddy Rahman menegaskan negara harus hadir dalam urusan kesehatan warga karena sakit adalah hal yang tidak bisa direncanakan. TRIBUNNEWS/LUTFI AKHMAL 
Ringkasan Berita:
  • Bupati Seluma, Teddy Rahman menegaskan bahwa masalah kesehatan menjadi prioritas utama saat ini.
  • Teddy Rahman juga menegaskan negara harus hadir dalam urusan kesehatan warga karena sakit adalah hal yang tidak bisa direncanakan.
  • Meski dihadapkan pada keterbatasan anggaran dan warisan utang dari pemerintahan sebelumnya, Teddy berhasil melunasi tunggakan BPJS Kesehatan dan gaji tenaga kesehatan (Nakes).

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Bupati Seluma, Teddy Rahman menegaskan bahwa masalah kesehatan menjadi prioritas utama saat ini.

Meski dihadapkan pada keterbatasan anggaran dan warisan utang dari pemerintahan sebelumnya, Teddy berhasil melunasi tunggakan BPJS Kesehatan dan gaji tenaga kesehatan (Nakes).

Teddy menegaskan bahwa negara harus hadir dalam urusan kesehatan warga karena sakit adalah hal yang tidak bisa direncanakan.

Hal itu disampaikannya saat sesi wawancara khusus dengan Direktur Pemberitaan Tribun Network, Febby Mahendra Putra di Gedung Kompas Gramedia, Palmerah, Jakarta, beberapa waktu lalu.

"Program prioritas saya adalah kesehatan. Orang sakit tidak ada rencananya, maka pemerintah harus hadir. Alhamdulillah, utang BPJS tahun 2024 hampir Rp 3 miliar sudah terbayar lunas," ujar Teddy Rahman.

Baca juga: Dirut BPJS Kesehatan: Peserta PBI Nonaktif Bisa Aktif Lagi Asalkan Penuhi 3 Syarat Ini

Tak hanya melunasi utang, Teddy menerapkan sistem Universal Health Coverage (UHC) Prioritas. 

Rekomendasi Untuk Anda

Dengan sistem ini, kata dia, KTP warga Seluma bisa langsung aktif digunakan untuk berobat pada hari yang sama saat didaftarkan, tanpa harus menunggu masa aktif bulan berikutnya.

"Kalau yang biasa kan daftar tanggal 1 Januari, baru aktif 1 Februari. Kalau di Seluma, daftar langsung aktif. Kita anggarkan APBD khusus untuk ini," jelasnya.

Baca juga: 3 Cara Aktifkan BPJS Kesehatan yang Dinonaktifkan, Bisa Lewat HP

Untuk menutupi kekurangan anggaran daerah, Teddy mengaku rajin ‘jemput bola’ ke Jakarta. 

Memanfaatkan jaringan sebagai alumni Universitas Diponegoro (UNDIP) dan jalur partai politiknya, yakni Partai Amanat Nasional (PAN), ia berhasil menarik dana pusat sebesar Rp 365 Miliar dalam 10 bulan menjabat, termasuk untuk pembangunan Kampung Nelayan Modern dan perbaikan jalan.

Sumber: Tribunnews.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas