Seni Mengoplos: Rahasia Istimewanya Racikan Teh Wedangan Khas Solo yang Nasgitel
Di balik nikmatnya teh wedangan Solo yang punya cita rasa khas nan istimewa, nyatanya ada berbagai karakter teh yang diadu dan dipadu.
Penulis:
Dwi Setiawan
Editor:
Drajat Sugiri
Ringkasan Berita:
- Di balik nikmatnya teh wedangan Solo yang punya cita rasa khas nan istimewa, nyatanya ada berbagai karakter teh yang diadu dan dipadu.
- Meracik teh tubruk dari berbagai macam jenis telah menjelma menjadi sebuah kebiasaan yang tidak terbantahkan.
- Khususnya lagi bagi mereka yang punya usaha wedangan alias angkringan.
TRIBUNNEWS.COM - Di balik nikmatnya teh wedangan Solo yang punya cita rasa khas nan istimewa alias yang sering disebut Nasgitel (Panas, Sepat, Wangi, Legi dan Kenthel), nyatanya ada berbagai karakter teh yang diadu dan dipadu.
Kegiatan mengoplos teh seakan menjadi keterampilan tak tertulis bagi para pemilik wedangan di Kota Bengawan.
Di bawah temaram lampu di sebuah tempat wedangan, entah yang berada di pusat atau sudut kota Solo.
Meracik teh tubruk dari berbagai macam jenis telah menjelma menjadi sebuah kebiasaan yang tidak terbantahkan.
Khususnya lagi bagi mereka yang punya usaha wedangan alias angkringan.
Berbagai macam percobaan dilakukan, agar mendapatkan komposisi racikan teh yang khas dan istimewa rasanya.
Tujuannya satu.
Racikan tersebut bisa memanjakan selera para pelanggan yang terkesima dengan istimewanya teh wedangan ala Solo.
Baca juga: Jelajah Wedangan Legend Solo: Mbah Wiryo, Pak Yo Kemin, hingga Uniknya Pikulan Pak Senen
Jika sudah membuat orang terkesima, maka hampir pasti orang tersebut bakal kembali ke tempat wedangan tersebut.
Mencari perpaduan sempurna antara aroma teh yang wangi, disertai warnanya yang pekat dan ada rasa sedikit sepat, seakan menjadi seni mahal yang dimiliki para pemilik wedangan di Solo.
Tribunnews pun berkesempatan untuk berdiskusi soal kebiasaan warga Solo yang suka mengoplos teh dengan Pak Purwaka.
Sosok konten kreator yang kerapkali berbagi sudut pandang yang menarik soal betapa istimewanya teh ala Solo.
Ketika ditanya soal alasan warga Solo yang suka meracik teh dengan cara mengoplos berbagai macam teh.
Sosok yang lebih terkenal dengan sebutan Blontank Poer itu menjelaskan kebiasaan tersebut sudah turun-temurun.
Entah karena faktor budaya ngeteh yang sudah mengakar di wilayah tersebut, hingga jiwa kreatif yang dimiliki oleh masyarakat Solo itu sendiri.