Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Seni Mengoplos: Rahasia Istimewanya Racikan Teh Wedangan Khas Solo yang Nasgitel

Di balik nikmatnya teh wedangan Solo yang punya cita rasa khas nan istimewa, nyatanya ada berbagai karakter teh yang diadu dan dipadu.

Tayang:
Diperbarui:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Dwi Setiawan
Editor: Drajat Sugiri
zoom-in Seni Mengoplos: Rahasia Istimewanya Racikan Teh Wedangan Khas Solo yang Nasgitel
Tribunnews.com
SENI MERACIK TEH - Mengoplos alias meracik teh dari berbagai merk/jenis telah menjadi keterampilan tak tertulis bagi para pemilik wedangan. Di balik nikmatnya teh wedangan Solo yang punya cita rasa khas nan istimewa, nyatanya ada berbagai karakter teh yang diadu dan dipadu. 

"Yang jelas kebiasaan mengoplos berbagai jenis teh ini sudah turun temurun, apalagi orang Solo itu budaya ngetehnya sangat tinggi dari dulu, ditambah mereka orangnya kreatif, makanya hobi mengimprovisasi hal-hal yang sudah ada (termasuk teh)" kata Purwaka ketika ditemui Tribunnews, Rabu (18/2/2026) siang WIB.

"Seakan tidak mengenal waktu entah pagi, siang, sore sampai malam, budaya ngeteh yang dimiliki orang Solo inilah yang membuat mereka gemar mengoplos teh dari berbagai merek, untuk mendapatkan karakter yang diinginkan"

"Karena kalau hanya mengandalkan satu jenis teh, orang sini rasanya ada yang kurang sempurna, makanya mereka gemar mengoplos merk teh," tambahnya.

Lebih lanjut, Purwaka menjelaskan ada tiga merk teh yang dianggapnya racikan defaultnya orang Solo, terutama para pengusaha wedangan di Kota Bengawan.

Ketiga merk teh tersebut yaitu Sintren, Nyapu dan Gopek.

Andai racikan tiga merk tersebut kurang sempurna, biasanya ditambah satu sampai dua merk teh lagi.

"Resep defaultnya racikan teh khas Solo biasanya Sintren, Nyapu, dan Gopek mas, kalau misal pengen lebih pekat tinggal tambahi merk 999, atau beberapa merk lainnya,"

Rekomendasi Untuk Anda

"Tapi kadang meskipun jenis tehnya sama, terkadang hasil akhirnya beda, tergantung yang meraciknya juga,"

"Mungkin disitulah dalamnya seninya meracik teh tubruk khas wedangan Solo,"

"Tapi yang paling pokok, orang Solo pasti suka racikan teh yang wangi, pekat warnanya, dan ada sepatnya," tambahnya.

Purwaka pun menjelaskan setiap wedangan di Solo, punya karakteristik teh yang berbeda-beda.

Hal itulah yang ia nilai sebagai keberagaman kuliner di Kota Bengawan.

Mengoplos teh telah menjadi keterampilan tak tertulis bagi para pemilik wedangan.
Mengoplos alias meracik teh dari berbagai merk/jenis telah menjadi keterampilan tak tertulis bagi para pemilik wedangan.

Lebih lanjut, Purwaka mengatakan enaknya teh yang disajikan oleh warung makan termasuk wedangan, menjadi salah satu indikator penting dalam bisnis kuliner di Solo.

"Saya menyakini kalau teh yang disajikan warung makan terutama wedangan itu rasanya enak, maka hampir pasti tempat tersebut memang enak makanan dan minumannya," jelas Purwaka.

"Sebenarnya tidak mutlak, tapi banyak orang merasakan hal demikian,"

Sesuai Minatmu
Halaman 2/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas