ASN Meninggal Mendadak di Kantor Saat Masuk Kerja di Hari Libur Imlek
Kadinkes Lombok Tengah Suardi meninggal mendadak di kantor saat masuk kerja di hari libur Imlek. Diduga akibat serangan jantung.
Editor:
Glery Lazuardi
Ringkasan Berita:
- Kadinkes Lombok Tengah Suardi meninggal mendadak di kantor saat tetap masuk kerja pada hari libur Imlek.
- Ia sempat lemas dan jatuh dari kursi, diduga akibat serangan jantung.
TRIBUNNEWS.COM - Kabar duka datang dari Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB). Kepala Dinas Kesehatan Lombok Tengah, Suardi, dilaporkan meninggal dunia secara mendadak saat berada di kantor pada Selasa sore (17/2/2026).
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 15.30 WITA, ketika Suardi diketahui tetap masuk kerja meski bertepatan dengan hari libur perayaan Imlek.
Camat Praya Barat Daya, Husnan, membenarkan kabar duka tersebut. Ia menyebut Suardi sempat tiba-tiba lemas sebelum akhirnya meninggal dunia.
“Informasinya menjelang sore barusan, beliau tiba-tiba lemes di ruangan, jatuh dari kursi,” ujar Husnan, dikutip Kamis (19/2/2026).
Menurutnya, Suardi diduga sedang lembur meski hari tersebut merupakan hari libur nasional.
“Sepertinya beliau lembur kerja meski hari libur,” lanjutnya.
Baca juga: Profil Suardi, Kadinkes Lombok Tengah Meninggal Diduga Serangan Jantung, Lembur saat Libur Imlek
Diduga Mengalami Serangan Jantung
Dugaan sementara, Suardi meninggal akibat serangan jantung. Namun, pihak terkait masih menunggu informasi lebih lanjut mengenai penyebab pasti wafatnya pejabat tersebut.
Kepergian Suardi meninggalkan duka mendalam, terutama bagi jajaran tenaga kesehatan di Lombok Tengah.
IDI Lombok Tengah Sampaikan Belasungkawa
Pengurus Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Lombok Tengah turut menyampaikan rasa kehilangan atas wafatnya Suardi.
“Segenap Keluarga Besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Lombok Tengah turut berduka cita sedalam-dalamnya atas berpulangnya Almarhum Dr. H. Suardi, SKM., MPH,” tulis IDI dalam keterangannya.
IDI mengenang Suardi sebagai sosok yang penuh perhatian dan peduli terhadap kesejahteraan masyarakat.
“Semoga Allah SWT memberikan tempat terbaik bagi beliau dan memberikan kekuatan kepada keluarga yang ditinggalkan,” lanjut pernyataan tersebut.
Baca juga: Hampir Sebulan Lula Meninggal, Reza Arap Ngaku Masih Rajin Kirim Pesan untuk Kekasih
Profil Singkat Suardi
Dikutip dari laman resmi Dinas Kesehatan Lombok Tengah, Suardi lahir di Lombok Tengah pada 31 Desember 1972 dan tutup usia pada umur 54 tahun.
Riwayat pendidikannya antara lain:
- Diploma III di Akademi Penilik Kesehatan Teknologi Sanitasi (APK-TS) Denpasar
- S1 Kesehatan Masyarakat di Universitas Nusa Tenggara Barat (UNTB) Mataram
- S2 Magister of Public Health di Fakultas Kedokteran UGM (2009)
- Gelar Doktor Ilmu Pemerintahan dari IPDN (sidang disertasi 16 Juni 2020)
Suardi memulai karier sebagai ASN di Lombok Timur dan dilantik menjadi Kepala Dinas Kesehatan Lombok Tengah pada 6 September 2021 oleh Bupati Lalu Pathul Bahri.
Duka untuk Lombok Tengah
Wafatnya Suardi secara mendadak menjadi kehilangan besar bagi masyarakat Lombok Tengah, terutama di sektor pelayanan kesehatan.
Peristiwa ini juga menjadi pengingat bahwa ajal dapat datang kapan saja, bahkan ketika seseorang tengah menjalankan tugasnya untuk melayani publik.
Baca tanpa iklan