Nasib 3 Mahasiswa Ditangkap saat Aksi Selasa Malam di Polda DIY
Tiga mahasiswa yang diamankan dalam aksi unjuk rasa di depan Mapolda DIY, pada Selasa (23/2/2026) malam dikembalikan ke rektorat.
Editor:
Theresia Felisiani
Ringkasan Berita:
- Kabidhumas Polda DIY Kombes Pol Ihsan mengatakan, dalam aksi unjuk rasa yang berlangsung dari petang hingga malam hari, Selasa (24/2/2026) di Mapolda DIY, petugas mengamankan 3 mahasiswa.
- Terkini ketiga mahasiswa telah dikembalikan ke pihak rektorat.
- Penyerahan mahasiswa setelah polisi koordinasi dengan rektorat terkait keterlibatan mahasiswanya dalam aksi demonstrasi yang menuntut adanya perbaikan institusi Polri sekaligus mendoakan para korban kekerasan aparat.
TRIBUNNEWS.COM, SLEMAN - Tiga mahasiswa yang sempat diamankan oleh polisi berpakaian preman dalam aksi unjuk rasa di depan Mapolda DIY, pada Selasa (23/2/2026) malam dikembalikan kepada pihak rektorat.
Penyerahan ini dilakukan setelah kepolisian berkoordinasi dengan pihak kampus, terkait keterlibatan mahasiswanya dalam aksi demonstrasi yang menuntut adanya perbaikan institusi Polri sekaligus mendoakan para korban kekerasan aparat.
Kabidhumas Polda DIY Kombes Pol Ihsan mengatakan ketiga mahasiswa tersebut telah diserahkan kepada pihak rektorat pada Selasa (23/2/2026) malam sekira pukul 22.30 WIB.
"Kami tekah menyerahkan kepada pihak rektorat yang sebelumnya telah kami hubungi, kami koordinasikan untuk menjemput mahasiswanya. Saat ini sudah pulang atau meninggalkan Mapolda," kata Ihsan.
Terkait jalannya aksi, mantan Kapolres Bantul ini menyayangkan demontrasi yang berlangsung di depan Markas Polda DIY itu berakhir ricuh dan disertai rusaknya pagar sisi timur.
Meski demikian, secara umum situasi dapat dikendalikan berkat sinergi antara petugas Kepolisian dengan masyarakat.
Baca juga: Aksi Demonstrasi di Depan Polda DIY Berujung Ricuh, Peserta Aksi Ditangkap
Ihsan menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada masyarakat DIY termasuk unsur jaga warga yang turut bersinergi bersama aparat kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di DIY.
Ia mengapresiasi pola pendekatan kultur budaya Jawa dengan mengedepankan kearifan lokal.
Juga mengapresiasi kesabaran petugas untuk bertahan dan tetap persuasif dalam menghadapi massa yang disebut mulai bertindak anarkis.
Suara Ledakan Bersumber dari Petasan
Terkait suara ledakan, kata Ihsan, informasi yang beredar suara tersebut bersumber dari tembakan gas air mata ataupun tembakan peringatan, ia menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar.
"Kami tegaskan selama kegiatan pengamanan berlangsung, petugas kami tidak dilengkapi dengan senjata. Adapun suara yang terdengar merupakan suara petasan yang dibawa oleh massa aksi," kata Ihsan.
Dalam kesempatan tersebut, Ihsan juga menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga korban atas peristiwa yang terjadi di Tual, Maluku, yang menjadi latar belakang dari aksi tersebut.
"Kami dari Polda DIY turut berbelasungkawa yang mendalam untuk keluarga korban terkait peristiwa yang terjadi di Tual, Maluku. Semoga almarhum diterima amal ibadahnya dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan," ujar dia.
Mapolda DIY Digeruduk Massa yang Marah atas Kasus Tewasnya Pelajar di Tual Maluku
Sebelumnya, massa aksi tersebut semula berdatangan ke Mapolda DIY sejak petang karena kecewa dengan kepolisian.
Mereka datang untuk melakukan aksi massa bentuk kekecewaan pada aparat.
Massa aksi mengaku marah dan kecewa terhadap Polri atas peristiwa penganiayaan yang terjadi di Tual, Maluku yang menyebabkan seorang siswa meninggal dunia.
Aksi unjukrasa di depan Mapolda DIY itu sempat ricuh.
Massa merusak gerbang pintu sisi timur dan mencoret papan nama Polda DIY.
Baca juga: Salat Ghaib Kenang Korban Kekerasan Aparat di Polda DIY Berujung Anarkis, Penangkapan dan Vandalisme
Selain itu massa juga sempat memblokade Ring Road Utara dengan menggunakan water barrier.
Setelah situasi sempat memanas, massa kemudian menggelar salat goib untuk mendoakan korban kekerasan aparat sekaligus mendoakan agar aparat yang berbuat dzalim mendapatkan balasan setimpal.
Massa akhirnya berhasil dipukul mundur oleh warga di sekitar Mapolda yang meminta supaya segera membubarkan diri. (rif/tribunjogja)
Artikel ini telah tayang di TribunJogja.com dengan judul 3 Mahasiswa yang Diamankan Saat Aksi di Polda DIY Sudah Dikembalikan ke Pihak Rektorat,
Baca tanpa iklan
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.