10 Kendaraan Tabrakan Beruntun di KM 93 Tol Cipularang, Dua Orang Meninggal
Korban yang telah dievakuasi dilarikan ke rumah sakit Radjak Purwakarta untuk perawatan lebih lanjut.
Penulis:
Reynas Abdila
Editor:
Willem Jonata
Ringkasan Berita:
- 10 kendaraan yang terlibat laka lantas telah dievakuasi ke pool derek Jatiluhur
- Pada pukul 20.59 WIB, satu lajur telah dapat dilintasi dan pada pukul 21.43 WIB, dua lajur telah dapat dilintasi kembali oleh pengguna jalan
- penyebab kecelakaan masih dalam penyelidikan oleh Pihak Kepolisian.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kecelakaan beruntun terjadi di KM 93 Tol Cipularang arah Jakarta pada Kamis (5/3/2026) pukul 20.18 WIB melibatkan 10 kendaraan.
Keterangan awal yang diperoleh, ada dua orang yang dilaporkan meninggal dunia atas kejadian tersebut.
Kepala Induk PJR Cipularang Kompol Joko Prihantono menerangkan kronologis berawal dari kontainer nopol B.9367.UEL melaju dari arah Bandung menuju Jakarta di lajur 1.
Setiba di TKP menurut pengemudi di depan ada kepadatan imbas kendaraan dumb truck mengalami gangguan.
"Kendaraan kontainer nopol B.9367.UEL diduga mengalami gangguan pengereman lanjut menabrak kendaraan Pick Up Nopol B.9718.VAF sehingga terjadi laka beruntun," ucap Kompol Joko dalam keterangannya.
Dua korban meninggal dunia merupakan pengemudi dan kernet pick up.
Baca juga: Kecelakaan Maut di Jakpus, Pemotor Tewas Masuk Kolong Bus Transjakarta usai Tabrak Pembatas Jalan
Menurutnya saat ini 10 kendaraan yang terlibat laka lantas telah dievakuasi ke pool derek Jatiluhur.
Lalu lintas yang semula tak dapat dilintasi sudah mulai terurai.
"Untuk penyelidikan laka lantas ditangani oleh laka lantas Purwakarta," terangnya.
Jasamarga Metropolitan Tollroad (JMT) selaku pengelola Ruas Tol Cipularang menyampaikan pihaknya bersama dengan Patroli Jalan Raya, rescue, derek, ambulance, serta Mobile Customer Service (MCS) telah melakukan upaya penanganan.
Pada pukul 20.59 WIB, satu lajur telah dapat dilintasi dan pada pukul 21.43 WIB, dua lajur telah dapat dilintasi kembali oleh pengguna jalan.
Sampai dengan saat ini, penyebab kecelakaan masih dalam penyelidikan oleh Pihak Kepolisian.
Berdasarkan keterangan sementara petugas di lapangan, akibat kejadian ini, dua orang meninggal dunia dan empat orang mengalami luka berat.
Seluruh korban yang telah dievakuasi dilarikan ke rumah sakit Radjak Purwakarta untuk perawatan lebih lanjut.
Jasa Marga memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami selama proses evakuasi berlangsung.
Baca tanpa iklan