Profil Arief Rohman, Bupati Blora Minta Maaf Masih Ada Jalan Rusak, Warga Swadaya Perbaiki
Berikut profil Bupati Blora, Arief Rohman, meminta maaf kepada masyarakat atas masih adanya sejumlah ruas jalan rusak yang belum tertangani.
Penulis:
Nanda Lusiana Saputri
Editor:
Nuryanti
Ringkasan Berita:
- Viral di media sosial, warga desa di Kabupaten Blora swadaya membangun jalan rusak.
- Bupati Blora, Arief Rohman bersama wakilnya bahkan meninjau langsung ke lokasi.
- Dalam kesempatan itu, Bupati Blora meminta maaf kepada masyarakat atas masih adanya sejumlah ruas jalan yang belum tertangani.
TRIBUNNEWS.COM - Di berbagai daerah di Indonesia, semangat gotong royong kembali menunjukkan kekuatannya.
Warga secara swadaya memperbaiki jalan rusak di lingkungan mereka sebagai bentuk kepedulian terhadap akses transportasi dan keselamatan bersama.
Fenomena ini tidak hanya menjadi potret solidaritas lokal, tetapi juga mencerminkan nilai-nilai kebangsaan yang terus hidup di tengah masyarakat.
Seperti yang baru-baru ini dilakukan masyarakat Desa Nglebak, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Blora, Jawa Tengah.
Aksi gotong royong warga memperbaiki jalan secara swadaya, viral di media sosial.
Bahkan, Bupati Blora, Arief Rohman dan Wakil Bupati, Sri Setyorini meninjau langsung kondisi jalan rusak di Desa Nglebak
Dalam kesempatan itu, Bupati Blora, Arief Rohman meminta maaf lantaran masih ada jalan yang rusak di wilayah yang dipimpinnya.
Ia mengakui, persoalan infrastruktur jalan masih menjadi pekerjaan rumah besar bagi pemerintah daerah.
“Dengan wilayah yang terdiri dari 16 kecamatan dan 295 desa/kelurahan, kebutuhan peningkatan infrastruktur masih sangat besar,” ujarnya, dilansir blorakab.go.id.
Selain itu, Bupati juga menginstruksikan kepada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) agar model gotong royong swadaya masyarakat yang dilakukan warga Nglebak ini dapat dijadikan percontohan bagi desa-desa lain di Kabupaten Blora.
Bupati berkomitmen untuk mengupayakan perbaikan jalan tersebut pada 2027.
Baca juga: Jalan Rusak di Tangerang, Warga Minta Tolong ke Dedi Mulyadi daripada Gubernur Banten
Namun demikian, pihaknya akan berusaha mengakomodasi pembangunan lebih cepat melalui anggaran perubahan 2026 apabila memungkinkan.
Profil Arief Rohman
Melansir blorakab.go.id, Arief Rohman lahir di Blora, 8 Maret 1980. Usianya saat ini 46 tahun.
Ia merupakan politikus Partai Kebangkitan Bangsa yang menjabat sebagai Bupati Blora selama dua periode, 2021-2025 dan 2025-2030.
Sebelumnya, ia menjabat sebagai Wakil Bupati Blora masa jabatan 2016-2021.
Arief merupakan lulusan S1 Ilmu Politik Universitas Darul 'Ulum, 2002.
Semangatnya untuk memperdalam Ilmu Politik mendorongnya melanjutkan Pendidikan ke jenjang S2 di Universitas Indonesia, yang diselesaikannya pada 2007.
Tak berhenti di situ, Arief kemudian menempuh program doktoral pada 2023 hingga 2024, mengutip Wikipedia.
Ia berhasil menyelesaikan Pendidikan S3 Manajemen Kependidikan di Universitas Negeri Semarang.
Karier politiknya dimulai saat ia dipercaya menjadi asisten pribadi DPR RI hingga 2008.
Pengalamannya mendampingi kerja-kerja legislatif membawanya ke posisi Tenaga Ahli DPR RI periode 2008-2009.
Ia kemudian diamanahi tugas sebagai Staf Khusus Menteri Negara Pembangunan Daerah Tertinggal Republik Indonesia.
Posisi tersebut membuatnya banyak terlibat dalam perumusan kebijakan serta program strategis yang menyentuh langsung masyarakat di daerah tertinggal.
Pada 2014, Arief mulai terjun langsung ke dunia politik dengan menjadi anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah, meskipun hanya menjabat hingga 2015.
Tahun berikutnya, masyarakat Blora mempercayakan dirinya sebagai Wakil Bupati Blora untuk periode 2016-2021.
Berbekal pengalaman panjang serta komitmen pada pembangunan daerah, Arief kemudian terpilih menjadi Bupati Blora pada 2021.
Riwayat Pendidikan
- SD Negeri Sendangwungu II Banjarejo Blora (1986-1992)
- SMP Negeri 1 Blora (1992-1995)
- SMA Negeri 1 Blora (1995-1998)
- S1 Ilmu Politik, Universitas Darul Ulum Jombang (1998-2002)
- S2 Ilmu Politik, Universitas Indonesia (2004-2007)
- S3 Manajemen Pendidikan, Universitas Negeri Semarang (2023-2024)
Jejak Karier
- Tenaga Ahli Anggota DPR RI (2004-2009)
- Staf Khusus Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal RI (2009-2014)
- Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah (2014-2016)
- Wakil Bupati Blora (2016-2021)
- Bupati Blora (2021-2025)
- Bupati Blora (2025-2030)
(Tribunnews.com/Nanda Lusiana)
Baca tanpa iklan
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.