Jalur Puncak Terus Padat Pada Libur Lebaran 2026, Polisi Tegaskan One Way ke Atas Terus Berlaku
Arus ke Puncak melonjak tajam di H+2 Lebaran, polisi terapkan one way dan pastikan kondisi masih padat merayap, bukan macet total
Penulis:
Alfarizy Ajie Fadhillah
Editor:
Eko Sutriyanto
Ringkasan Berita:
- Arus kendaraan menuju Kawasan Puncak meningkat tajam pada H+2 Lebaran 2026, namun polisi memastikan kondisi masih padat merayap dan tidak macet total
- Polda Jawa Barat menerapkan rekayasa one way lebih awal untuk mengurai kepadatan dari arah Jakarta
- Data menunjukkan lebih dari 50 ribu kendaraan melintas, naik signifikan dibanding kondisi normal
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Arus lalu lintas menuju kawasan wisata Puncak, Bogor, Jawa Barat, terpantau mengalami peningkatan tajam pada H+2 Lebaran 2026, Senin (23/3/2026).
Menanggapi kabar adanya kemacetan total di jalur tersebut, Dirlantas Polda Jabar Kombes Raydian menegaskan situasi di lapangan saat ini masih dalam kondisi padat merayap namun tetap bergerak (lancar).
"Tidak benar macet total. Hari ini memang ada peningkatan arus kurang lebih 50 persen dibanding hari kemarin," ujar Kombes Raydian saat dikonfirmasi, Senin (23/3/2026) siang.
Untuk mengantisipasi lonjakan volume kendaraan, Polres Bogor telah melakukan rekayasa lalu lintas berupa sistem satu arah atau one way menuju arah atas (Puncak) lebih awal.
"Polres Bogor tadi pagi menerapkan rekayasa lalu lintas one way ke atas lebih awal dari mulai pukul 06.30 WIB sampai sekarang. Saat ini situasi walau padat tapi masih relatif lancar," jelas Raydian.
Baca juga: Arus Balik Lebaran 2026: Volume Kendaraan Mulai Merayap, Polri Siapkan One Way Nasional Besok
Setidaknya sampai pukul 12.00 WIB, sistem one way arah Puncak masih diberlakukan oleh petugas di lapangan guna menguras kepadatan kendaraan yang datang dari arah Jakarta.
Data dari Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division (JMT) memperkuat adanya lonjakan kendaraan sejak kemarin.
Tercatat, sebanyak 50.673 kendaraan melintasi Gerbang Tol (GT) Ciawi 1 menuju arah Puncak pada periode libur Idulfitri 1447 H ini.
Angka tersebut menunjukkan kenaikan signifikan sebesar 54,19 persen dibandingkan dengan volume lalu lintas normal yang biasanya hanya mencapai 32.865 kendaraan.
Senior General Manager JMT, Widiyatmiko Nursejati, dalam keterangan tertulisnya menyebutkan bahwa secara total, ada 97.427 kendaraan yang meninggalkan Jabodetabek menuju arah Merak dan Puncak.
"Volume kendaraan di wilayah Bandung dan Jabodetabek diprediksi masih akan tinggi hingga H+3 Idulfitri sebagai lalu lintas wisata dan silaturahmi, serta dimulainya arus balik," ungkap Widiyatmiko.
Baca tanpa iklan