Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Sosok dan Pengakuan Pria yang Berhasil Adang Rombongan Presiden Prabowo di Magelang

Seorang pria berhasil menerobos iring-iringan Presiden Prabowo di Magelang untuk menyerahkan berkas aduan karena merasa tidak mendapat keadilan.

Tribun X Baca tanpa iklan

Ringkasan Berita:
  • Seorang warga nekat menerobos iring-iringan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto di Magelang pada Kamis (9/4/2026)
  • Tujuannya  menyerahkan berkas aduan karena merasa tidak mendapat keadilan dengan perbankan. 
  • Pria tersebut adalah, Asep Harso Tarmungkas, Warga Desa Tempuran, Kecamatan Tempuran, Kabupaten Magelang

 

TRIBUNNEWS.COM, MAGELANG -  Seorang pria tiba-tiba menerobos iring-iringan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Aksi nekat tersebut dilakukan saat Presiden Prabowo menghadiri peresmian pabrik perakitan kendaraan komersil berbasis listrik PT VKTR Sakti di Magelang pada Kamis (9/4/2026) kemarin. 

Pria tersebut berhasil menyerahkan berkas aduan ke tangan Presiden Prabowo.

Dia nekat melakukan hal itu karena merasa tidak mendapat keadilan dengan perbankan. 

Pria tersebut adalah, Asep Harso Tarmungkas, Warga Desa Tempuran, Kecamatan Tempuran, Kabupaten Magelang.

Baca juga: Prabowo: 2028, Indonesia Akan Produksi Sedan Listrik Besar-besaran

Rekomendasi Untuk Anda

"Jadi kami tadi menuliskan surat untuk Pak Prabowo, pada intinya menuntut keadilan dengan perbankan pemerintah yang tidak mau menyelesaikan perkara piutang almarhumah istri saya yang sudah lama dan terus dikenakan administrasi," Jelas Asep Harso Tarmungkas saat dihubungi melalui telepon. 

 

Rumah terancam eksekusi

Bahkan, lanjut Asep, perbankan berulang kali mengancam akan mengeksekusi rumahnya untuk dilelang yang digunakan sebagai agunan jika piutang istrinya tersebut tidak dibayarkan.

"Padahal kami berulang kali menyampaikan kepada perbankan tersebut, piutang istrinya suah diasuransikan sehingga jika terjadi bencana alam atau meninggal dianggap lunas, namun permohonan tersebut selalu diabaikan oleh perbankan," imbuhnya.

PERESMIAN - Presiden Prabowo Subianto saat memberikan kata sambutan di sela-sela peresmian pabrik perakitan kendaraan komersial berbasis listrik PT VKTR Sakti Industries di Magelang, Jawa Tengah, Kamis (9/4/2026). Presiden Prabowo berharap industri kendaraan listrik nasional mampu melahirkan perusahaan-perusahaan unggulan yang dapat bersaing di tingkat global. TRIBUNNEWS/HO/BPMI SETPRES/Kris
PERESMIAN - Presiden Prabowo Subianto saat memberikan kata sambutan di sela-sela peresmian pabrik perakitan kendaraan komersial berbasis listrik PT VKTR Sakti Industries di Magelang, Jawa Tengah, Kamis (9/4/2026). Presiden Prabowo berharap industri kendaraan listrik nasional mampu melahirkan perusahaan-perusahaan unggulan yang dapat bersaing di tingkat global. TRIBUNNEWS/HO/BPMI SETPRES/Kris (BPMI SETPRES/)

 

Tuntut hak asuransi piutang

Saat dikonfirmasi perbankan yang dimaksud, Asep enggan menyebutkan secara detail. 

Meski demikian, kronologi kejadian sudah dituangkan melalui surat yang sudah tertulis kepada presiden tersebut.

"Ya kami menaruh harapan besar kepada Bapak Presiden supaya bisa membela rakyat dengan seadil-adilnya, karena kami juga menuntut hak atas pembayaran asuransi piutang yang dikenakan setiap bulan," harapnya.

 

Artikel ini telah tayang di TribunJogja.com dengan judul Demi Keadilan, Seorang Warga Nekat Adang Iring Iringan Presiden

Sumber: Tribun Jogja
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas