Pengakuan Kernet yang Selamat dari Tabrakan Bus ALS dan Truk Tangki di Muratara Sumsel
Kecelakaan bus ALS dan truk tangki terjadi di Jalan Lintas Sumatra (Jalinsum), Kabupaten Muratara, Provinsi Sumatra Selatan, Rabu (6/5/2026) siang.
Penulis:
Suci Bangun Dwi Setyaningsih
Editor:
Bobby Wiratama
Ringkasan Berita:
- Kecelakaan bus ALS dan truk tangki terjadi di Jalan Lintas Sumatra (Jalinsum), Kabupaten Muratara, Provinsi Sumatra Selatan, Rabu (6/5/2026) siang.
- Akibatnya, 16 orang meninggal dan sejumlah korban mengalami luka-luka.
- Berdasarkan pengakuan kernet bus yang selamat, kendaraan sempat oleh menghindari sesuatu.
TRIBUNNEWS.COM - Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di jalur strategis nasional, kali ini melibatkan bus ALS dan truk tangki di Jalan Lintas Sumatra (Jalinsum), Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Provinsi Sumatra Selatan (Sumsel), Rabu (6/5/2026) siang.
Insiden tabrakan antara bus ALS dan truk tangki di wilayah Kelurahan Karang Jaya, Kecamatan Karang Jaya ini, mengakibatkan 16 orang meninggal.
Selain itu, empat korban mengalami luka-luka.
Kecelakaan tersebut, menambah daftar laka lantas yang terjadi dalam sepekan awal bulan Mei 2026 ini.
Berdasarkan data Pusat Informasi Kriminal Nasional (Pusiknas) Polri, sebanyak 968 laka lantas terjadi di Indonesia sejak tanggal 1-6 Mei 2026.
Adapun korban kecelakaan pada rentang waktu tersebut, berjumlah 1.510. Dari total korban, 57 di antaranya meninggal dunia. Kemudian 1.359 orang mengalami luka ringan dan 94 korban luka berat.
Terbaru, kecelakaan di wilayah Muratara telah mengakibatkan 16 orang meninggal, terdiri dari 14 orang dari Bus ALS dan dua orang dari truk tangki bahan bakar minyak (BBM).
Pengemudi dan penumpang truk tangki dilaporkan meninggal dunia, pun dengan pengemudi bus.
Sementara itu, ada kernet bus yang selamat dari kecelakaan maut di Jalan Lintas Sumatra ini.
Kasat Lantas Polres Muratara, AKP M. Karim, menjelaskan bahwa berdasarkan keterangan kernet bus yang selamat, kendaraan sempat oleh menghindari sesuatu.
"Bus masuk lubang akhirnya masuk jalur lain. Kemudian terjadi tabrakan depan, sementara mobil tangki posisinya membawa minyak yang akan dibongkar," kata Karim, dilansir Sripoku.com.
Baca juga: Dua Kecelakaan Maut Bus ALS di Sumsel dan Sumbar Sama-sama Terjadi Pada Tanggal 6 Mei
Kebakaran tersebut, diduga dipicu dari minyak mentah yang menyambar ke mobil saat kecelakaan.
Lantas, terkait keberadaan sepeda motor di lokasi kejadian, itu merupakan milik penumpang dalam bus ALS.
Kemudian, terkait keberadaan jenazah korban yang meninggal, saat ini jenazah ditempatkan di RS Siti Aisyah sambil menunggu keluarga korban.
Pihak keluarga sudah satu per satu mengirim data ke Polres Muratara.
"Kemudian ke depan mungkin ada ciri-ciri khusus yang mereka kenali," imbuhnya.
Sejauh ini, sopir truk tangki BBM sudah diketahui identitasnya, yakni warga Belani, Kabupaten Muratara.
Diketahui, kecelakaan berawal ketika Bus ALS yang membawa belasan penumpang melaju dari arah Kota Lubuklinggau.
Sedangkan, truk tangki BBM milik PT Seleraya membawa satu penumpang datang dari arah Muratara menuju Lubuklinggau.
Namun, Bus ALS dari arah Lubuklinggau masuk ke jalur berlawanan.
Akibatnya, bus menabrak mobil tangki Seleraya yang menuju ke arah Lubuklinggau hingga terjadi kebakaran pada kendaraan.
Baca juga: Kronologi Kecelakaan Bus ALS dan Truk Tangki di Jalan Lintas Sumatra, 16 Orang Meninggal
Kepala Bidang Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Muratara, Mugono, menjelaskan kecelakaan laka lantas di Muratara ini, terjadi pada pukul 12.36 WIB.
Kecelakaan sempat menimbulkan kemacetan sepanjang, 6 Km. Namun, kondisi terkini sudah terurai.
"Badan bus sudah dievakuasi dengan alat berat. Karena arus lalu lintas cukup macet kurang lebih 6 Km, namun sekarang sudah terurai," ucapnya dalam tayangan BreakingNews Kompas TV, Rabu sore
Sebagian artikel ini telah tayang di Sripoku.com dengan judul Sosok Sopir Bus ALS Saat Tabrakan Dengan Truk Tangki BBM di Sumsel, Kernet : Sempat Oleng
(Tribunnews.com/Suci Bangun DS, Sripoku.com/Eko Hepronis)
Baca tanpa iklan
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.