Lompat dari Jendela, 3 Warga Pati Selamat dari Kobaran Api Kecelakaan Maut Bus ALS Vs Truk Tangki
Gegara lompat dari jendela, nyawa 3 warga Pati selamat dari kecelakaan maut di Jalinsum Muratara Sumsel pada Rabu (6/5/2026) siang.
Editor:
Theresia Felisiani
Ringkasan Berita:
- Tiga penumpang bus ALS tujuan Medan selamat dari kecelakaan maut di Muratara, Sumatera Selatan, Rabu (6/5/2026) siang.
- Mereka selamat setelah melompat keluar melalui jendela saat api mulai membakar badan bus.
- Ketiga korban selamat yakni Ngadiono Bin Wage (44) dan istrinya Jumiatun Binti Surip (34), warga Kecamatan Gabus, Kabupaten Pati, serta M Tahrul Hubaidi (31), warga Tegal, Kabupaten Pati.
TRIBUNNEWS.COM, MURATARA - Kecelakaan maut terjadi di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan pada Rabu (6/5/2026) siang.
Bus ALS tujuan Medan bertabrakan dengan truk tangki BBM hingga kedua kendaraan tersebut terbakar.
Bahkan satu sepeda motor yang berada di dekat lokasi kejadian pun ikut terbakar.
Akibat kecelakaan itu, 16 orang meninggal dan empat lainnya terluka.
3 Penumpang Asal Pati Selamat, Tapi Tak Luput dari Luka Bakar
Tiga penumpang bus ALS tujuan Medan selamat dari kecelakaan maut di Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan, Rabu (6/5/2026) siang.
Mereka selamat setelah melompat keluar melalui jendela saat api mulai membakar badan bus.
Ketiga korban selamat yakni Ngadiono Bin Wage (44) dan istrinya Jumiatun Binti Surip (34), warga Kecamatan Gabus, Kabupaten Pati, serta M Tahrul Hubaidi (31), warga Tegal, Kabupaten Pati.
Baca juga: Cerita Korban Selamat Kecelakaan Bus ALS vs Truk Tangki di Sumsel: Bagian Mesin Bus Sempat Rusak
Akibat kejadian itu, Ngadiono mengalami luka bakar di wajah dan tangan.
Sementara Jumiatun dan M Tahrul mengalami luka bakar serius dan kini dirawat intensif di Ruang ICU RSUD Rupit.
Kondisi Bus ALS Tak Layak: Mogok, Oli Bocor, Air Radiator Kering
Ngadiono menyebut sudah memiliki firasat tidak baik sejak sebelum keberangkatan.
Dia menilai kondisi bus yang ditumpangi tidak layak jalan.
“Dari awal kami sudah punya firasat tidak enak, karena melihat kondisi bus seperti tidak layak,” katanya, Rabu (6/5/2026).
Namun karena tiket tidak bisa dikembalikan dan keterbatasan biaya, dia tetap melanjutkan perjalanan dari Kabupaten Pati menuju Medan.
“Karena tiket tidak bisa dikembalikan dan kami tidak punya uang lagi, akhirnya kami tetap berangkat,” ujarnya.
Selama perjalanan, bus disebut beberapa kali mengalami gangguan. Mulai dari kekeringan air radiator hingga kebocoran oli.
Puncak kejadian terjadi saat terdengar benturan keras yang langsung diikuti kobaran api besar.
Bus ALS menabrak truk tangki BBM dan langsung terbakar.
“Saya dengar benturan keras, api sudah membesar. Saya dan istri langsung lompat keluar melalui jendela,” kata Ngadiono.
Tak lama kemudian, satu penumpang lain juga berhasil menyelamatkan diri dengan cara yang sama.
Setelah keluar, mereka hanya bisa menyaksikan api membesar disertai suara ledakan. Sementara penumpang lain terjebak di dalam bus.
“Kami hanya bisa melihat penumpang lain terjebak di dalam bus. Kami tidak bisa berbuat apa-apa,” ujarnya.
Diduga Hindari Lubang
Sebelumnya, polisi menduga kecelakaan terjadi saat bus ALS mencoba menghindari lubang di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum).
Kasatlantas Polres Muratara, AKP M Karim menjelaskan, bus yang melaju dari Lubuklinggau menuju Jambi itu berbelok ke kanan dan bertabrakan dengan truk tangki BBM dari arah berlawanan.
“Bus ALS diduga menghindari lubang sehingga adu kambing dengan truk BBM,” kata AKP M Karim.
Benturan tersebut memicu kebakaran hebat yang menyebabkan banyak korban jiwa dalam kecelakaan itu.
Data sementara, total 16 orang tewas terdiri dari 14 orang di dalam bus dan 2 orang dari truk tangki BBM.
Berangkat dari Kaligawe Semarang
Bus ALS yang mengalami kecelakaan dahsyat hingga terbakar di Muratara itu berangkat dari agen Jalan Raya Kaligawe KM 5 Semarang.
Perwakilan ALS di Kaligawe Semarang menyatakan bus tersebut memang berangkat dari poolnya dengan membawa beberapa penumpang.
"Ya, bus berangkat dari Semarang. Memang ada penumpang dari luar kota seperti Kabupaten Pati dan Tegal."
"Penumpang dari Pati itu ke Semarang, naiknya di Kaligawe," kata perwakilan ALS yang menolak menyebutkan namanya kepada Tribunjateng.com.
Baca juga: Tragedi Kecelakaan Maut Bus ALS vs Truk Tangki: Penyebab hingga Korban Tewas Belum Teridentifikasi
Menurutnya, penumpang yang berasal dari Semarang hanya lima orang, selebihnya dari luar kota.
Dia menyebut, keluarga korban dan Jasa Raharja sudah datang ke agen setelah mendengar kecelakaan tersebut.
Perwakilan ALS itu tidak bersedia memberikan keterangan lebih lanjut mengenai waktu keberangkatan serta data para penumpang.
Dia berkilah keluarga korban dan pihak terkait sudah mendapatkannya.
Artikel ini telah tayang di TribunJateng.com dengan judul 3 Warga Pati Selamat Usai Melompat Melalui Jendela, Bus ALS Terbakar Tabrak Truk BBM,
Baca tanpa iklan
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.