Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kunjungi Nelayan di Gorontalo, Prabowo: Saya Sering Diejek, tapi Saya Tidak Ragu-ragu

Prabowo menargetkan kemandirian energi dalam waktu dekat. Ia optimistis Indonesia dapat segera menghentikan ketergantungan pada BBM dari luar negeri

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Igman Ibrahim
Editor: Erik S
zoom-in Kunjungi Nelayan di Gorontalo, Prabowo: Saya Sering Diejek, tapi Saya Tidak Ragu-ragu
Tribunnews.com/Taufik Ismail
PRABOWO DI TALAUD - Presiden Prabowo Subianto mengunjungi SMKN 2 Talaud, Miangas, Sulawesi Utara, Sabtu (9/5/2026). (Taufik Ismail) 
Ringkasan Berita:
  • Presiden Prabowo menegaskan komitmen kesejahteraan rakyat meski sering menerima kritik dan ejekan politik.
  • Ia menyampaikan pemerintah fokus pada swasembada pangan, energi, serta pemberdayaan nelayan di Kampung Nelayan Merah Putih.
  • Prabowo menargetkan ribuan kampung nelayan dan kapal ikan untuk meningkatkan kesejahteraan serta kemandirian nasional.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menegaskan pihaknya tetap berkomitmen terhadap program kesejahteraan rakyat meski sering menerima kritik dan ejekan dari berbagai pihak. 

Hal tersebut disampaikan Presiden saat meninjau Kampung Nelayan Merah Putih di Gorontalo, Sabtu (9/5/2026).

"Kita berada di jalan yang bener, rakyat kita harus sejahtera, saya ingin nelayan nelayan kita sejahtera, saya ingin senyum tiap hari karena penghasilannya baik," ujar Presiden Prabowo di hadapan warga setempat.

Mantan Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus (Kopassus) itu mengaku menyadari adanya suara-suara sumbang yang diarahkan kepada dirinya selama memimpin. 

Namun, ia menegaskan tidak akan goyah dalam menjalankan agenda pemberdayaan masyarakat bawah, khususnya para nelayan dan petani.

"Ini pekerjaan besar, tapi kita bangsa yang berani. Saya sering diejek, Prabowo ini ini Prabowo itu itu, tapi saya tidak ragu-ragu untuk rakyat kita tidak ragu-ragu," tegasnya.

Swasembada Pangan

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo memaparkan capaian pemerintah dalam memperkuat kedaulatan nasional. Ia menyebut Indonesia kini telah berhasil mencapai swasembada pangan untuk komoditas utama.

Rekomendasi Untuk Anda

"Kita sangat dihormati karena kita sekarang sudah swasembada pangan, sudah swasembada beras swasembada jagung, banyak sekali kita, kita sekarang tidak perlu impor lagi pangan dari luar," jelasnya.

Selain pangan, Ketua Umum Partai Gerindra itu menargetkan kemandirian energi dalam waktu dekat. Ia optimistis Indonesia dapat segera menghentikan ketergantungan pada bahan bakar minyak (BBM) dari luar negeri.

"Kita berada dalam keadaan kuat, banyak negara panik kita tidak panik, kita sudah swasembada pangan dan sebentar lagi kita swasembada BBM, kita tidak akan impor BBM lagi saudara-saudara," tambahnya.

Baca juga: Prabowo Prank Wakil Panglima TNI dan KSAU Bernyanyi di Miangas Sulut

Terkait pemberdayaan nelayan, kata Prabowo, pemerintah berencana membangun dan meresmikan 1.386 kampung nelayan pada tahun ini. Program ini akan berlanjut dengan target pembangunan 1.000 kampung nelayan setiap tahunnya di masa mendatang.

Tak hanya infrastruktur fisik, pemerintah juga akan menyalurkan bantuan berupa 1.582 unit kapal ikan. Kapal-kapal tersebut akan dikelola oleh nelayan melalui sistem koperasi untuk meningkatkan daya saing terhadap kapal asing.

"Kita ingin bukan kapal asing yang ambil ikan di laut kita, kita ingin rakyat kita yang mengambil," pungkasnya.

Kunjungan Presiden ke Gorontalo ini didampingi oleh sejumlah pejabat negara, di antaranya Seskab Teddy Indra Wijaya, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono serta Menteri Luar Negeri Sugiono setelah sebelumnya menghadiri KTT ASEAN di Filipina.

Sumber: Tribunnews.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas