Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Satpam Perumahan di Surabaya Dihabisi Teman Kerja, Ini Keterangan Polisi

Pelaku berinisial OA, merupakan teman sesama seprofesi dengan korban. Bahkan, pelaku merupakan salah satu teman korban di tempat kerja

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Erik S
zoom-in Satpam Perumahan di Surabaya Dihabisi Teman Kerja, Ini Keterangan Polisi
HO/IST/Tribun Jatim Network/Luhur Pambudi
PEMBUNUHAN SATPAM-Saat Pelaku OA ditangkap dan digelandang Anggota Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya menuju ruang penyidik Gedung Aninditha Mapolrestabes Surabaya, pada Senin (11/5/2026) malam. 
Ringkasan Berita:
  • Satpam perumahan ditemukan tewas bersimbah darah, mengalami enam luka tusuk, di rumah kosong kawasan Sukomanunggal Surabaya.
  • Polisi menangkap pelaku berinisial OA, teman kerja korban, enam jam setelah penemuan jenazah korban ditemukan.
  • Motif pembunuhan masih didalami polisi, sementara barang korban sebagian besar tetap berada lokasi kejadian pembunuhan.

TRIBUNNEWS.COM, SURABAYA - DM (48), seorang satpam perumahan ditemukan tewas dengan enam luka tusuk di sebuah rumah kosong dekat pos tempatnya berjaga kawasan Jalan Sukomanunggal Jaya, Kota Surabaya, Jawa Timur, pada Senin (11/5/2026) dini hari. 

Setelah proses olah TKP, polisi menangkap pelaku pembunuhan

"Iya benar (1 pelaku berhasil ditangkap)," kata Kapolsek Sukomanunggal Polrestabes Surabaya Kompol M. Akhyar, Senin (11/5/2026). 

Hal senada juga disampaikan oleh Kanit Reskrim Polsek Sukomanunggal Polrestabes Surabaya Ipda Andrianto yang menyebutkan kasus tersebut kini diambil alih Anggota Satreskrim Polrestabes Surabaya

"Diambil alih Polrestabes Surabaya. Iya pelaku tertangkap," ujarnya saat dihubungi TribunJatim.com.

 

Pelaku Teman Korban

Informasinya, pelaku berinisial OA, merupakan teman sesama seprofesi dengan korban. Bahkan, pelaku merupakan salah satu teman korban di tempat kerja. 

Rekomendasi Untuk Anda

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Edy Herwiyanto mengatakan, Pelaku OA ditangkap enam jam setelah laporan pertama penemuan jenazah korban di lokasi tersebut. 

Pelaku OA ditengarai merupakan pelaku tunggal yang menganiaya dengan cara menusuk pada leher serta dada korban menggunakan senjata tajam hingga meninggal dunia. 

Temuan tersebut diperkuat dari pengakuan pelaku, serta saksi. Termasuk pencocokan terhadap rekaman CCTV yang diperoleh penyidik bahwa pada momen tersebut cuma ada pelaku dan korban. 

Baca juga: Sosok Cecep, Pelaku Pembunuhan Mantan Adik Ipar di Bandung, Sakit Hati Dilarang Bertemu Anak

"Saat ini dari pengakuan tersangka, dia pelaku tunggal. Setelah dicek CCTV yang ada, dan kemudian keterangan saksi di TKP memang saat itu kondisi sepi tidak ada orang selain korban dan pelaku," ujarnya, Senin (11/5/2026).

Polisi Dalami Motif Pembunuhan
 
Kanit Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya Iptu Evan Caesar Ibrahim mengatakan pihaknya belum dapat mengungkap informasi perihal motif pasti pelaku menghabisi nyawa korban. 

"Motif tersangka melakukan pembunuhan terhadap korban masih dilakukan pendalaman," ujar Evan menambahkan. 

Di lain sisi, adik kandung korban, Adi Deden Februadi (35) mengaku belum mengetahui dugaan motif insiden yang menewaskan sang kakak. Karena, ia merasa sang kakak juga tidak pernah terlibat permasalahan dengan orang lain. 

Ia sempat menduga bahwa sang kakak mungkin menjadi korban kebrutalan para perampok atau perampasan harta benda. 

Namun, anehnya, barang korban cuma ponsel bermerek Xiomi saja yang hilang. 

Sedangkan, motor, uang dalam dompet, serta barang bawaan korban yang lain, masih terdapat di lokasi pos tempat berjaga. 

"Ya, masih ada dompet kakak saya, masih ada ranselnya, masih sepeda motor itu kuncinya masih nyantol. Kalau misalkan begal kan, itu kan semua diambil. Enggak mungkin kan handphone, handphone kakak saya loh; Xiaomi Redmi. Kecuali kalau misalkan handphone yang mahal," ujarnya saat ditemui di RS Bhayangkara Surabaya

Lalu, mengenai sosok keseharian sang kakak. Menurut Adi Deden, sang kakak merupakan pribadi yang pendiam, tidak neko-neko, dan penyayang keluarga. 

Baca juga: Sosok Badut Pelaku Pembunuhan Mertua di Mojokerto, Sering Cekcok dengan Istri

Setelah pulang dari bekerja sebagai satpam. Kakaknya lebih memilih beristirahat; tidur, dan membantu istri berbelanja kebutuhan barang toko kelontong. 

Akibat insiden tersebut, sang kakak meninggalkan dua oran anak perempuan yang masih bersekolah. 

"Artinya sosoknya enggak neko-neko, kakak saya dari zaman remajanya sudah enggak enggak pernah neko-neko. Enggak pernah berselisih paham sama orang pun enggak pernah," pungkasnya. 

 

 

Artikel ini telah tayang di TribunJatim.com dengan judul Breaking News, Polisi Tangkap Pelaku Penusukan Satpam Perumahan di Sukomanunggal

dan

Pelaku Pembunuhan Satpam di Sukomanunggal Surabaya Adalah Teman Korban

Sumber: Tribun Jatim
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas