Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

8 Pendulang Emas Tewas di Yahukimo, Diduga Dibunuh OPM karena Dituding Mata-Mata

Delapan pendulang emas tewas di Yahukimo, Papua, diduga dibunuh OPM. TNI siapkan operasi pengejaran dan perketat pengamanan.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Glery Lazuardi
Ringkasan Berita:
  • Delapan warga sipil pendulang emas tewas diduga dibunuh OPM di Korowai, Yahukimo, Rabu (20/5). 
  • TNI Habema menegaskan korban bukan aparat, melainkan warga sipil. 
  • Aksi diduga dilakukan TPNPB-OPM Kodap XVI Yahukimo
  • TNI menyiapkan operasi pengejaran, evakuasi jenazah, serta memperketat patroli keamanan

TRIBUNNEWS.COM - Delapan warga sipil yang bekerja sebagai pendulang emas dilaporkan tewas diduga dibunuh oleh kelompok Organisasi Papua Merdeka (OPM) di wilayah Korowai, Kabupaten Yahukimo, Papua, Rabu (20/5/2026).

Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letnan Kolonel Inf M. Wirya Arthadiguna mengatakan, para korban diduga dibunuh setelah dituding sebagai mata-mata aparat keamanan.

Menurut Wirya, seluruh korban merupakan warga sipil yang tengah melakukan aktivitas pendulangan emas di kawasan tersebut.

“Delapan orang tersebut bukan aparat keamanan seperti yang dituduhkan kelompok OPM, melainkan warga sipil yang sedang melakukan aktivitas pendulangan emas di wilayah tersebut,” ujar Wirya, Kamis (21/5/2026).

Ia menyebut aksi pembunuhan itu diduga dilakukan oleh anggota Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB)-OPM Kodap XVI Yahukimo yang dipimpin Mayor Kopitua Heluka bersama pasukan Batalyon Yamue di bawah komando Mayor Dejang Heluka.

Atas kejadian tersebut, Koops TNI Habema mengaku telah menyiapkan pasukan untuk melakukan pengejaran terhadap para pelaku.

Selain operasi pengejaran, aparat juga meningkatkan patroli dan pengamanan di wilayah Yahukimo guna memberikan perlindungan kepada masyarakat sipil.

Rekomendasi Untuk Anda

“Koops TNI Habema mengutuk keras aksi kekerasan dan pembunuhan terhadap warga sipil yang dilakukan kelompok OPM. TNI akan melakukan pengejaran terhadap para pelaku serta terus meningkatkan keamanan di wilayah Yahukimo,” tegasnya.

Koops Habema juga tengah berupaya melakukan evakuasi terhadap jenazah para korban dari lokasi kejadian.

Sebelumnya, situasi keamanan di sejumlah wilayah Papua Pegunungan menjadi perhatian aparat menyusul meningkatnya gangguan keamanan yang diduga melibatkan kelompok bersenjata.

(Kompas.TV/Tribunnews)

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas