Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Satgas Damai Cartenz Pastikan Tak Ada Bom di Gereja Intan Jaya Papua

Satgas Damai Cartenz pastikan benda mencurigakan di Gereja Intan Jaya bukan bom, melainkan isi lonceng yang terlepas.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Satgas Damai Cartenz Pastikan Tak Ada Bom di Gereja Intan Jaya Papua
HO/IST
ISU BOM - Satgas Damai Cartenz 2026 bersama Pemerintah Kabupaten Intan Jaya melakukan pengecekan di Gereja Kingmi Jemaat Sion Jaindapa Klasis Nabia, Kampung Sugapa Lama, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya buntut adanya isu benda mencurigakan diduga bom atau ranjau yang meresahkan masyarakat. (Tribunnews.com/Abdi Ryanda Shakti). 
Ringkasan Berita:
  • Satgas Damai Cartenz 2026 bersama Pemkab Intan Jaya memverifikasi benda mencurigakan di Gereja Sion Jaindapa. 
  • Hasil penyelidikan memastikan benda itu bukan bom, melainkan isi lonceng gereja yang terlepas. 
  • Satgas mengimbau masyarakat tidak terprovokasi informasi hoaks demi menjaga keamanan Papua

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Satgas Damai Cartenz 2026 bersama Pemerintah Kabupaten Intan Jaya melakukan pengecekan di Gereja Kingmi Jemaat Sion Jaindapa Klasis Nabia, Kampung Sugapa Lama, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya.

Pengecekan itu dilakukan setelah beredarnya video yang memperlihatkan benda mencurigakan diduga bom atau ranjau yang meresahkan masyarakat.

Adapun hasil koordinasi, verifikasi dan penyelidikan, benda tersebut bukan merupakan bahan peledak atau bom.

"Kami mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam setiap penanganan informasi yang berkembang di masyarakat. Setelah dilakukan koordinasi dan verifikasi bersama Pemerintah Daerah serta unsur terkait, dipastikan bahwa benda yang beredar dalam video tersebut bukan bom ataupun ranjau," kata Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Faizal Ramadhani dalam keterangannya, Jumat (5/6/2026).

 

Rupanya, barang yang diduga bom tersebut dipastikan hanya sebuah isi lonceng gereja yang terlepas dan jatuh.

Ia mengatakan setiap informasi yang berpotensi menimbulkan keresahan masyarakat harus diverifikasi secara cermat sebelum disimpulkan sebagai suatu ancaman keamanan.

Rekomendasi Untuk Anda

"Kami mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terkonfirmasi kebenarannya,” ucapnya.

Baca juga: Masyarakat Wanam Papua Barat Berharap Pembangunan PSN Percepat Kemajuan Daerah

Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Adarma Sinaga menegaskan pentingnya sinergi antara petugas keamanan, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan media dalam menjaga stabilitas keamanan di Papua.

“Kami mengapresiasi langkah cepat Pemerintah Kabupaten Intan Jaya yang langsung melakukan pengecekan ke lapangan sehingga fakta yang sebenarnya dapat segera diketahui masyarakat. Kolaborasi seperti ini sangat penting untuk mencegah berkembangnya informasi yang tidak benar dan menjaga situasi kamtibmas tetap aman serta kondusif,” tuturnya.

Pemerintah Kabupaten Intan Jaya juga berencana menyampaikan klarifikasi resmi kepada masyarakat melalui saluran komunikasi publik agar informasi yang benar dapat diterima secara luas dan menghindari munculnya spekulasi lanjutan.

Lebih lanjut, Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 memastikan akan terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan situasi serta berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan guna mengantisipasi penyebaran informasi yang bersifat provokatif maupun menyesatkan.

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas