Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Api Misterius di Sleman, Kondisi Psikologis Korban hingga Bisnis Usaha Keluarga Terganggu

Tak hanya faktor psikologis saja, mata pencaharian keluarga yang rumahnya kena teror api di Sleman, DIY juga ikut terganggu

Tayang:
Baca & Ambil Poin

Ringkasan Berita:
  • Api yang tiba-tiba muncul di rumah Mutfiana di Sleman, DIY selama 18 hari mulai mengganggu ekonomi dan psikologis keluarga.
  • Keluarga korban mengalami tekanan psikologis dan kerugian ekonomi karena usaha pemotongan ayam lumpuh.
  • Pendapatan keluarga disebut turun drastis hingga tersisa sekitar 15 persen dari kondisi normal.
  • Keluarga berharap pemerintah turun tangan memberikan bantuan dan pendampingan karena kejadian dianggap sebagai fenomena alam yang sulit dikendalikan.

TRIBUNNEWS.COM - Bingung dan lelah mungkin dirasakan oleh keluarga Mutfiana, warga Sleman, DI Yogyakarta.

Api tiba-tiba muncul di rumahnya yang berada di Kasuran, Margomulyo, Seyegan, Kabupaten Sleman selama 18 hari.

Total sudah ada 118 kali titik api yang tiba-tiba muncul di dalam maupun luar rumahnya.

Hingga hari ke-18 ini, belum ada tanda-tanda "teror" api tersebut mereda dan penyebabnya juga belum ditemukan.

Sejumlah pihak, mulai dari Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Yogyakarta, Tim Gegana Polda DIY, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), hingga Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) pun ikut bersiaga serta melakukan penelitian untuk mengungkap penyebab api yang tiba-tiba muncul.

Fenomena ini pun membuat keluarga korban dalam kondisi yang memprihatinkan, baik secara psikologis maupun ekonomi.

Rekomendasi Untuk Anda

Aktivitas usaha mereka lumpuh, sementara kehidupan sehari-hari harus dijalani dengan kewaspadaan tinggi terhadap kemunculan api yang bisa terjadi kapan saja.

Mutfiana, salah satu penghuni rumah berharap ada bantuan serta pendampingan dari pemerintah untuk menangani kasus yang mereka nilai di luar kendali ini.

"Harapan kami pemerintah membantu, mendampingi, kan kita juga ini fenomena alam bukan kami yang pengen, tapi ini terjadi dengan adanya alam itu sendiri,"

"Jadi karena alam, kami minta tolong untuk bantuannya, dan untuk didampingi," kata Mutfiana, Senin (8/6/2026). 

Mengutip TribunJogja.com, fenomena ini juga telah melumpuhkan usaha pemotongan ayam yang jadi sumber penghidupan utama keluarga korban.

Baca juga: Teror Api di Sleman Masih Berlanjut, Tim UGM Temukan Retakan di Bawah Rumah Warga

Pendapatan keluarga menurun drastis hingga tersisa sekitar 15 persen dari biasanya.

Tak hanya dampak ekonomi saja, kondisi psikologis keluarga juga berat.

Penghuni rumah dibantu warga dan relawan juga harus bersiaga 24 jam karena api bisa muncul tiba-tiba di lokasi yang berpindah-pindah.

"Sedikit demi sedikit barang di dalam rumah sudah mulai dikosongkan,"

teror api di sleman yogyakarta asdfwef
TEROR API DI SLEMAN - Kondisi rumah di Seyegan Sleman yang masih terus mendapat teror api.
Sesuai Minatmu
Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas