Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Momen Dedi Mulyadi Dua Kali Sungkem ke Kepala SMAN 1 Depok, Ini Alasannya

Momen unik Gubernur Jabar Dedi Mulyadi sungkem dua kali ke Kepala SMAN 1 Depok, bikin ruangan penuh tawa

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Glery Lazuardi
zoom-in Momen Dedi Mulyadi Dua Kali Sungkem ke Kepala SMAN 1 Depok, Ini Alasannya
HO/IST
DEDI MULYADI - Momen unik Gubernur Jabar Dedi Mulyadi sungkem dua kali ke Kepala SMAN 1 Depok, bikin ruangan penuh tawa 

Ringkasan Berita:
  • Gubernur Jabar Dedi Mulyadi bikin momen unik saat kunjungan ke SMAN 1 Depok, Senin (8/6/2026). 
  • Ia dua kali melakukan sungkem kepada Kepala Sekolah Dede Agus Suherman, memicu tawa. 
  • Kunjungan mendadak itu juga menyoroti budaya sekolah “Smansa Maung Bodas” dan filosofi “sanajan” dalam menjaga kebersihan

TRIBUNNEWS.COM - Ada momen unik sekaligus mengundang tawa saat Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, melakukan kunjungan mendadak ke SMAN 1 Kota Depok di sela pelaksanaan ujian siswa.

Kunjungan tersebut diunggah melalui kanal YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel pada Senin (8/6/2026) malam dan langsung menarik perhatian publik karena tingkah spontan Dedi Mulyadi yang sampai dua kali melakukan sungkem kepada Kepala SMAN 1 Depok, Dede Agus Suherman.

Momen itu bermula ketika Dedi Mulyadi, yang akrab disapa KDM, tiba di lingkungan sekolah. Sejak memasuki area lobi, ia langsung mengapresiasi kondisi sekolah yang dinilai sangat bersih dan terawat.

"Ini sekolahnya bersih tuh," puji KDM sembari menunjuk lantai sekolah yang tampak mengkilap.

Kekagumannya berlanjut saat melihat halaman sekolah yang rindang dan asri. Bahkan ketika memasuki ruang kepala sekolah, KDM dibuat terpana oleh sebuah lukisan pemandangan berukuran besar yang merupakan karya guru seni rupa sekolah tersebut.

Rasa penasaran kemudian membuat KDM bertanya langsung kepada Kepala SMAN 1 Depok, Dede Agus Suherman, mengenai rahasia di balik pengelolaan sekolah yang rapi dan disiplin.

Rekomendasi Untuk Anda

Dede menjelaskan bahwa budaya sekolah dibangun melalui filosofi silih asih, silih asuh, dan silih memberikan wewangian. Selain itu, sekolah juga memiliki slogan khas bernama "Smansa Maung Bodas".

Mendengar istilah "Maung Bodas" yang identik dengan filosofi Sunda, KDM langsung berdiri dan melakukan sungkem untuk pertama kalinya.

Namun Dede kemudian menjelaskan bahwa "Maung Bodas" merupakan singkatan dari "Manusia Unggul, Budak Cerdas".

Baca juga: Aman Yani Diduga Otak Pembunuhan Keluarga Indramayu, Dedi Mulyadi Beri Rp750 Juta bagi Penangkap

Aksi spontan Dedi Mulyadi kembali terjadi ketika ia bertanya bagaimana sekolah mampu menjaga kebersihan meski memiliki keterbatasan anggaran.

"Kok sekolah bisa bersih, padahal dananya juga tidak cukup sebenarnya?" tanya KDM.

Dengan santai, Dede menjawab bahwa kuncinya adalah filosofi "sanajan".

"Kan ada sanajan," jawab Dede.

"Apa itu sanajan?" tanya KDM lagi.

"Sanajan teu boga duit, dibersihan wae (Walaupun tidak punya uang, tetap dibersihkan saja)," sambung Dede sambil tersenyum.

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas