Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Respons Dedi Mulyadi soal Pesta Gay di Karawang, Buka Opsi Barak Militer

Viral di media sosial, pesta gay di sebuah tempat hiburan malam di Karawang, Jawa Barat. Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi, buka opsi barak militer.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Nuryanti
zoom-in Respons Dedi Mulyadi soal Pesta Gay di Karawang, Buka Opsi Barak Militer
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
PESTA GAY - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi usai melakukan pertemuan dengan KPK di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (11/12/2025). - Dedi Mulyadi membuka opsi barak militer untuk penanganan perilaku menyimpang buntut pesta gay di Karawang. 

Yakni melalui lembaga yang dinilai dapat melakukan penanganan terhadap perilaku menyimpang.

“Nanti kami cari di lembaga siapa yang bisa menyembuhkan kaum gay,” katanya.

Orang nomor satu di Jawa Barat itu juga membuka opsi pendekatan penanganan melalui pelibatan fasilitas pembinaan yang lebih ketat, termasuk barak militer.

“Ya mudah-mudahan barak militer bisa menyelesaikan gay,” ucapnya. 

3 Orang Jadi Tersangka

Masih dari laman TribunJabar.id, polisi telah menetapkan tiga orang tersangka dalam kasus pesta gay di Karawang.

Ketiga tersangka itu yakni SA, RD, dan DD.

Hal itu disampaikan oleh Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Hendra Rochmawan, Selasa.

Rekomendasi Untuk Anda

"Mereka ditetapkan sebagai tersangka hasil perkembangan yang dilakukan 8-9 Juni 2026. Pemeriksaan intensif terus dilakukan terhadap para pelaku yang beredar di video."

"Kami juga berkoordinasi dengan JPU soal pasal yang dikenakan dan disepakati dikenakan pasal 406 tentang melanggar asusila di tempat umum dan muka orang lain jo pasal 414 tentang perbuatan cabul yang ancaman hukuman 9 tahun penjara," katanya.

Selain itu, polisi juga telah memeriksa tujuh orang saksi dalam kasus ini.

Hendra mengungkapkan, pengembangan kasus ini berdasarkan laporan nomor: LI/06/VI/2026/RES PPA DAN PPO, tanggal 08 Juni 2026. 

Theatre Night Mart Minta Maaf

Pengelola Theatre Night Mart Karawang meminta maaf atas kejadian di tempat hiburan malam yang mereka kelola.

Manajer Operasional Theatre Night Mart, Tommy Wijaya mengatakan, pihaknya telah memasang berbagai imbauan yang menyatakan tempat hiburan tersebut tidak mendukung aktivitas LGBT.

Imbauan itu dipasang melalui roll banner maupun tayangan video di layar dalam area tempat hiburan.

"Saya mewakili manajemen meminta maaf dan berjanji tidak ada kejadian seperti itu lagi," ujar Tommy, mengutip Kompas.com.

Sebagian artikel ini telah tayang di TribunJabar.id dengan judul Soroti Pesta Gay di Karawang, Dedi Mulyadi Akan Cari Lembaga Pembinaan hingga Tawarkan Barak Militer

(Tribunnews.com/Nanda Lusiana, TribunJabar.id/Nazmi Abdurrahman, Kompas.com/Farida Farhan)

Sesuai Minatmu
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas