Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Mau Maju, Indonesia Harus Kerek Anggarap Riset IPTEK Hingga Rp 150 Triliun

Idealnya, anggaran riset untuk negara besar seperti Indonesia minimal Rp 150 triliun atau 1,5 persen dari PDB.

Mau Maju, Indonesia Harus Kerek Anggarap Riset IPTEK Hingga Rp 150 Triliun
IST
Kepala Lembaga Bantuan Teknologi Prasetyo Sunaryo 

Dia menambahkan, riset IPTEK menempati posisi sangat strategis bagi pengembangan kemampuan daya saing sebuah bangsa sekaligus kontribusinya bagi perekonomian secara keseluruhan.

Dia menyatakan, kinerja suatu bangsa ditentukan oleh 3 indikator, yakni kinerja ekonomi makro, kinerja kuaitas penyelenggaraan negara, dan perkembangan penguasaan IPTEK.

"Masing-masing memberikan kontribusinya secara proporsional sebesar 33 persen. Bahkan di negara maju, perkembangan penguasaan IPTEK memberikan kontribusi 50 persen," ungkapnya.

Dia menambahkan, pada dasarnya kegiatan riset dan pengembangan IPTEK bisa dibagi dalam 3 bidang. Bidang pertama adalah program penelitian untuk memenuhi kebutuhan dasar manusia.

Bidang kedua adalah sistem produksi nasional yang perlus diupayakan penggunaan teknologi mutakhir, dan bidang ketiga adalah peningkatan kualitas SDM yang mampu melakukan optimalisasi disusaikan dengan kemajuan industri 4.0.,. semisal, teknologi otomatisasi, robotik, big data dan internet of thing (IoT).

Di tahapan awal, pengembangan riset IPTEK yang mendesak dilakukan adalah tenologi di bidang pangan, air bersih dan sejenisnya.

Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Choirul Arifin
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas