Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Virus Corona

Konsorsium Covid-19 Serahkan Mobile Handwasher dan Hand Sanitizer kepada BNPB

Mobile handwasher ini dikembangkan oleh lembaga kaji-terap (jirap) yang berada di bawah koordinasi Kemenristek/BRIN, yakni BPPT

Konsorsium Covid-19 Serahkan Mobile Handwasher dan Hand Sanitizer kepada BNPB
capture Youtube Kemenristek/BRIN
Penyerahan hasil penelitian Konsorsium Covid-29 kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Konsorsium Covid-19 yang dibentuk Kementerian Riset dan Teknologi/ Badan Riset dan Inovasi Nasional (Kemenristek/BRIN) saat ini telah menyerahkan hasil penelitiannya kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Menristek sekaligus Kepala BRIN Bambang Brodjonegoro menyampaikan sejumlah alat pendukung kesehatan yang telah dikembangkan oleh konsorsium tersebut.

Hasil penelitian ini diserahkan langsung kepada Kepala BNPB sekaligus Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo di Kantor BNPB, Jakarta Pusat, Senin (6/4/2020) sore.

Baca: Menristek: Pengembangan Vaksin Corona Butuh Waktu 1 Tahun

Baca: Wisma Tamu Puspiptek untuk Sementara Bakal Jadi Tempat Istirahat Tim Medis Tangsel

Yang pertama diserahkan adalah 10 unit mobile handwasher.

"Pada hari ini kami menyerahkan kepada Kepala BNPB yaitu pertama, mobile handwasher sebanyak 10 unit," ujar Bambang, dalam video conference yang disiarkan Youtube channel Kemenristek/BRIN.

Produk ini, kata dia, akan membantu menunjang kegiatan masyarakat pada fasilitas publik agar tetap terjaga kebersihannya.

Baca: Sambutan Anies Baswedan untuk Ahmad Riza Patria: Kita akan Bisa Bekerja dengan Baik

Mobile handwasher ini dikembangkan oleh lembaga kaji-terap (jirap) yang berada di bawah koordinasi Kemenristek/BRIN, yakni Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT).

"(Ini) nantinya akan ditaruh di tempat-tempat yang (ada) kegiatan, yang artinya warganya atau masyarakatnya membutuhkan tempat untuk cuci tangan. Dan ini sudah dibuat, dikembangkan oleh BPPT," jelas Bambang.

Lalu yang kedua adalah hand sanitizer yang dikembangkan oleh BPPT dan lembaga penelitian dan pengembangan (litbang) yakni Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI).

Hand sanitizer ini berbentuk gel dan memiliki kandungan yang tidak menimbulkan iritasi pada kulit, serta menjaga agar kulit tetap lembab.

Halaman
12
Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Fitri Wulandari
Editor: Sanusi
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas