Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Mengenal Perbedaan Siklon Tropis dan Puting Beliung: Skala, Durasi, hingga Dampaknya

Siklon tropis dan angin puting beliung memiliki perbedaan dalam hal durasi, skala, hingga dampak yang ditimbulkan.

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Mengenal Perbedaan Siklon Tropis dan Puting Beliung: Skala, Durasi, hingga Dampaknya
BMKG
ILUSTRASI BIBIT SIKLON - Cuaca ekstrem dapat dipengaruhi oleh munculnya siklon tropis dan menyebabkan angin puting beliung. Berikut perbedaan antara siklon tropis dan angin puting beliung. 

Ringkasan Berita:
  • Fenomena cuaca ekstrem bisa dipengaruhi oleh munculnya siklon tropis
  • Cuaca ekstrem juga dapat menyebabkan timbulnya angin puting beliung
  • Siklon tropis dan angin puting beliung memiliki sejumlah perbedaan
  • keduanya bersifat merusak dan berbahaya.

TRIBUNNEWS.COM – Pergantian musim selalu ditandai dengan adanya fenomena cuaca ekstrem.

Cuaca ekstrem sendiri merupakan sebuah kondisi cuaca yang berbeda jauh dari kondisi normal dan terjadi dengan intensitas atau dampak yang sangat kuat hingga dapat menimbulkan kerusakan, gangguan aktivitas, atau membahayakan keselamatan.

Cuaca ekstrem biasanya dipicu oleh sejumlah faktor seperti munculnya siklon tropis yang ada di sekitar garis khatulistiwa.

Selain siklon tropis, cuaca ekstrem juga bisa menimbulkan angin puting beliung.

Meski begitu, siklon tropis dan angin puting beliung ternyata memiliki perbedaan.

Berikut Tribunnews sajikan perbedaan antara siklon tropis dan angin puting beliung berdasarkan skala, durasi, hingga dampaknya.

Baca juga: BMKG Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem, Dominasi Hujan Masih Akan Berlanjut Hingga 11 Desember

Perbedaan

Rekomendasi Untuk Anda

Dikutip dari Instagram @infobmkg, berikut perbedaan siklon tropis dan angin puting beliung:

1. Skala

Berdasarkan skalanya, siklon tropis berbentuk menyerupai badai raksasa yang terjadi di atas laut hangat dengan dampak meluas.

Siklon tropis biasanya akan berdampak pada area yang luas, meliputi beberapa provinsi atau bahkan negara.

Sedangkan angin puting beliung biasanya terjadi di daratan atau perairan dangkal (water spout) dan memiliki skala yang lebih kecil dibandingkan siklon tropis.

Angin puting beliung akan berdampak pada area yang kecil atau lokal.

2. Durasi

Siklon tropis biasanya terjadi dalam rentang waktu antara 3 hingga 18 hari, bergantung pada kekuatan pembentuknya.

Sedangkan angin puting beliung terjadi atau berlangsung dalam waktu singkat, berkisar 5 hingga 10 menit.

Baca juga: Daftar Wilayah Berpotensi Dilanda Banjir Rob hingga 15 Desember 2025: Pesisir Jakarta Waspada

3. Dampak

Siklon tropis akan berdampak sangat berbahaya dan bisa menimbulkan kerusakan yang besar pada area yang luas.

Hal ini terjadi karena siklon tropis bisa berubah menjadi hujan dengan intensitas sangat lebat yang dapat menimbulkan banjir.

Selain itu, siklon tropis juga bisa berpengaruh pada tingginya gelombang laut.

Sementara itu, angin puting beliung juga memiliki dampak yang besar, namun cakupan wilayahnya hanya kecil.

Meski begitu, angin puting beliung juga harus tetap diwaspadai karena bersifat merusak segala sesuatu yang dilewati, seperti bangunan, jembatan, pohon bahkan kendaraan.

(Tribunnews.com/David Adi)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Terkini
Atas