Penyanyi Sensasional Lin Yu Chun,
Seorang pemuda Taiwan Lin Yu Chun sukses membuat para juri terpana di ajang lomba karaoke Super Star Avenue, Taiwan, pekan lalu, sewaktu membawakan lagu Whitney Houston "I Will Always Love You".
Editor:
Anton
Atas penampilannya yang memukau itu, dia memenangkan 1 Miliar Dolar Taiwan dan juga mendapatkan kontrak rekaman. Video penampilannya di Youtube juga menjadi sensasi dengan lima juta lebih pengunjung.
Koran-koran di Inggris telah memahkotainya sebagai "the next Susan Boyle,". Nama yang terakhir disebut adalah penyanyi asal Skotlandia yang menarik perhatian internasional setelah mengikuti acara Britain's Got Talent pada 11 April 2009, yang punya suara mirip Whitney Houston.
Lin Yu Chun yang berperawakan pendek, gendut, berdasi kupu-kupu merah dengan potongan rambut model mangkok membawakan lagu I Will Always Love You tersebut dengan warna vokal mirip dengan Whitney Houston. Penasaran? Coba Anda simak videonya di youtube dan bandingkan dengan suara Whitney Houston.
Sebelum menjadi terkenal, dulu Lin suka mengurung diri dan menyanyi berjam-jam untuk menghilangkan berbagai bayangan ejekan orang dari pikirannya.
Pria berwajah bundar itu tak pernah membayangkan suaranya yang tinggi suatu hari akan menyulapnya jadi sensasi internasional. Kini Lin, 24, dibanding-bandingkan dengan Susan Boyle, 48, yang melejit terkenal secara mendadak setelah melantunkan lagu I Dreamed a Dream di show "Britain's Got Talent."
Lin, yang pekerja paruh waktu di toko musik, bilang dirinya terkejut dengan sangat besarnya perhatian orang. Tapi dia pun mengaku berbahagia sebab orang menyukai penampilannya.
"Kini saya memiliki rasa percaya diri lebih besar dalam menggeluti karir nyanyi," ujarnya.
"Orang tidak harus berwajah tampan atau cantik untuk sukses. Jadilah diri anda sendiri dan coba yang terbaik," tambahnya, yang sudah lama menderita kurang percaya diri dikarenakan wajah yang datar dan tubuhnya yang gemuk.
"Bertubuh gemuk mengundang banyak ejekan di dalam masyarakat kami," ungkap Lin dalam wawancara.
Untuk mengatasi derita keterkucilannya, dia mengurung diri di kamarnya dan mengikuti lagu-lagu Celine Dion dan Mariah Carey. Dia sangat menyukai lagu soundtrack film Bodyguard milik Whitney Houston. "Saya memutarnya berulangkali walaupun kedua orangtua saya sudah sangat muak dan meminta saya akan mematikannya," katanya polos.
Setelah tamat dari perguruan tinggi tahun lalu, dia sempat gagal mendapatkan kesan besar pada show talenta Taiwan lainnya, tempat para juri mengkritisi rupa dan suaranya yang tinggi.
"Seorang juri bilang saya sebaiknya menggeluti karir sebagai pelawak, dan lainnya mempertanyakan apakah seorang pria cocok menyanyikan soprano," ucap Lin.
Begitupun, paparnya, dia berusaha sekuat tenaga agar tidak merasa bangga dengan ketenaran baru yang kini dia enyam.
"Saya mencoba untuk tidak terpengaruh hal itu," lanjut Lin, yang diberi julukan dengan "Susan Boyle dari Taiwan" oleh jaringan TVBS.
"Saya merasa tersanjung disamakan dengan Susan Boyle. Saya terinspirasi olehnya, sebab dia dapat membuktikan diri walau fisiknya kurang tapi dapat bersinar di atas panggung," ungkap pria Taiwan tadi. (ap)