Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Seleb
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Menuju Kick-Off
00
Hari
00
Jam
00
Menit
00
Detik
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 02:00 WIB
Mexico
Meksiko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
VS
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Cut Tari Berbohong ke Penyidik Polri

Cut Tari belum mengakui kebenaran video mesum kepada pihak kepolisian. Cut Tari dituntut meminta maaf telah membohongi polisi

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Iwan Apriansyah
TRIBUNNEWS.COM - Kabid Penerangan Umum Mabes Polri Kombes (Pol) Marwoto menegaskan bahwa tersangka kasus video porno, Cut Tari, belum mengakui kebenaran video tersebut kepada pihak kepolisian.

Selama ini, kata Marwoto, Cut Tari dan dua tersangka lainnya, Luna Maya dan Ariel, masih keukeuh tak mengakuinya.

"Kalau dalam pemeriksaan, ketiganya belum mengakui, hanya bilang mirip-mirip. Dia belum mengakui secara pasti.  Itu membohongi polisi dan memberikan keterangan palsu. Kalau ada juga pemeriksa akan mengulangi lagi," ujar Marwoto ditemui di kantornya  di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (13/7/2010).

Keterangan Marwoto, berbeda dengan pengakuan presenter Cut Tari didampingi kuasa hukumnya, Hotma Paris Hutapea, kepada pers Senin (12/7/2010) kemarin, yang menegaskan bahwa Tari telah mengakui hal itu dan dituangkan dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP).

"Jadi di dalam berita acaranya, belum menambahkan, dari penyidik belum menambah dari keterangan itu," kata Marwoto.

Ditegaskannya, dalam BAP tersebut, Tari belum mengakui bahwa video porno itu adalah miliknya. Sejauh ini, Tari dan kedua tersangka lainnya, yakni Luna Maya dan Ariel masih menyangkal video yang menghebohkan tersebut.

Sementara itu, menanggapi permintaan maaf yang dilakukan oleh Tari dan Luna, Marwoto menilai kalau hal tersebut dilakukan keduanya agar tidak dikucilkan oleh masyarakat. "Kata maaf itu untuk apa? Supaya tidak dikucilkan oleh masyarakat. Tapi kata maaf  telah membohongi polisi, belum," tandasnya. (ANI)

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: Kompas.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas