Tribun Seleb
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Cicit Soeharto Terjerat Narkoba

Polisi: Cicit Suharto Masih Bisa Pakai Laptop? Tanya Dokternya!

Putri Aryanti Haryowibowo, cicit mantan Presiden Soeharto yang menjadi tersangka penggunaan narkoba masih bisa menikmati fasilitas laptop di RS Polri

Polisi: Cicit Suharto Masih Bisa Pakai Laptop? Tanya Dokternya!
surya
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Putri Aryanti Haryowibowo, cicit mantan Presiden Soeharto yang menjadi tersangka penggunaan narkoba masih bisa menikmati fasilitas laptop di Rumah Sakit Polri, padahal statusnya sebagai tahanan Polda Metro Jaya.

Putri masuk ke Rumah Sakit Polri pada malam Rabu malam, (23/3/2011) setelah menjalani BAP Konfrontasi di Mapolda Metro Jaya. Akibat sakit radang tenggorokan, suhu tubuh panas, dan mual-mual, Putri direkomendasikan Biddokes Polda Metro Jaya untuk dibawa ke Rumah Sakit setelah sebelumnya mendakam di Rumah Tahanan Narkoba Polda Metro Jaya selama hampir sepekan.

Pun berstatus sebagai tersangka dan tahan Polda, di Rumah Sakit justru Putri bisa menikmati fasilitas laptop.

Menanggapi hal tersebut, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Baharudi Djafar menjelaskan bahwa setiap tersangka yang dalam status penahanan penyidik , menjadi tanggung jawab penyidik kecuali dalam keadaan kondisi tertentu seperti sakit. "PA (Putri) dalam keadaan sakit, penyidik bergerak berdasarkan keterangan dokter," kata Baharudin saat ditemui di Mapolda Metro Jaya, Senin (28/3/2011)

Jelasnya, untuk melihat kesehatan polisi selalu berpatokan pada yang disampaikan pihak kedokteran, keadaannya ditentukan dokternya. "Kalau dokternya mengatakan sudah sembuh silahkan dikembalikan, kita proses, kalau masih dalam keadaan sakit tentu mash dirawat. Jadi intinya sangat tergantung pada dokternya," terangnya.

Menyinggung soal penggunaan laptop oleh Putri selama berada di Rumah Sakit yang seakan-akan mendapatkan perlakuan khusus, menurut Kabid Humas, hal tersebtu dalam batas pengawasan dokternya.

"Kalau dokternya bilang boleh ya silahkan saja. Kalau dalam keadaan sakit mau menggunakaan apa saja itu sangat tergantung kepada dokter yang mengawasi. Kita saja kalau mau bicara sama dia (Putri), tentu harus izin dari dokternya," jelas Baharudin.

Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Adi Suhendi
Editor: Hasiolan Eko P Gultom
  Loading comments...

Berita Terkait :#Cicit Soeharto Terjerat Narkoba

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas