Finalis DKI Grogi Disiuli Penonton
Dua finalis DKI Jakarta dari 10 finalis Puteri Indonesia yang diajukan pertanyaan, terlihat grogi saat menjawab pertanyaan di hadapan ratusan
Penulis:
Danang Setiaji Prabowo
Editor:
Dewi Agustina
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Danang Setiaji
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dua finalis DKI Jakarta dari 10 finalis Puteri Indonesia yang diajukan pertanyaan, terlihat grogi saat menjawab pertanyaan di hadapan ratusan penonton. Bahkan, dua perwakilan DKI menjawab pertanyaan lebih dari waktu yang diberikan.
Acara malam finalis ini diselenggarakan di Plenary Hall Jakarta Convention Center, Jumat (7/10/2011) malam dan dimulai dengan memilih 10 finalis putri Indonesia.
Perwakilan pertama Jakarta, yakni Putri sebagai DKI 2, ditanya apa hambatan dalam pemberdayaan perempuan saat ini. Awalnya Putri dapat menjawab dengan lancar dengan mengatakan ada dua macam hambatan, dimana hambatan pertama adalah hambatan internal yakni masih banyak wanita yang menganggap pekerjaan rumah tangga hanya budaya.
"Hambatan kedua yakni hambatan eksternal yang berasal dari pria.....," ujar Putri yang terlihat lupa untuk mengatakan kata-kata yang pas.
Kontan raut wajah grogi tersebut terbaca penonton dan langsung menyiuli putri perwakilan DKI tersebut. Hasilnya, kata-kata yang diucapkan Putri semakin berantakan hingga waktu 30 detik yang diberikan habis.
Perwakilan kedua DKI yang masuk 10 finalis, Faradina mewakili DKI 5, ditanya apa tanggapannya mengenai ungkapan sometimes not tell the truth. Fara menjawab kejujuran memang penting, tetapi suatu saat memang sebaiknya tidak mengungkapkan yang sebenarnya. "Suatu saat kesalahan tersebut bisa menutupi..," ujar Fara yang mulai terlihat salah tingkah.
Sama seperti rekannya dari DKI 2, Fara juga mendapat siulan penonton karena terlihat grogi. Fara pun akhirnya tetap menjawab pertanyaan tersebut, namun waktu 30 detik yang diberikan sudah lama berlalu.
Baca tanpa iklan