Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Seleb
LIVE ●

Gadis Suku Sasak pun Gandrungi SMASH

Beberapa poster grup boyband berderet sengaja dipasang tepat di sebuah bale tempat mereka berkumpul untuk belajar dan bermain.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Dewi Agustina

IMPUL (15) dan Yuli Sartika (14) terlihat menunjuk sebuah poster sebuah grup boyband di bilik rumah adat suku Sasak, Desa Sade, Kecamatan Punjut, Lombok, Nusa Tenggara Barat. Sambil meneriakkan nama-nama personel grup tersebut, mereka bernyanyi dengan logat dan suara yang khas.

Beberapa poster grup boyband berderet sengaja dipasang tepat di sebuah bale tempat mereka berkumpul untuk belajar dan bermain.

Sore itu, suasana Desa Sade tidak terlalu panas. Awan mendung sedikit menaungi teriknya matahari. Kampung Sasak berjarak dua jam perjalanan dari Kota Mataram. Lokasi rumah adat ini terletak sebelum Pantai Kuta Tanjung Aan.

"Saya suka Morgan, makanya dipajang posternya, lagu yang paling saya suka berjudul Senyum Semangat," ujar Impul, yang yang mengenakan pakaian adat Bendang ini.

Pengaruh Rafael, Morgan, Rangga dan personel boyband SMASH ternyata tidak hanya digandrungi di wilayah perkotaan saja.

Anak-anak remaja suku Sasak yang berada di daerah juga ternyata hafal semua lagu yang dibawakan SMASH. Selain grup band SMASH, beberapa grup band lainnya cukup terkenal diantara remaja suku Sasak.

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: Tribun Jabar
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas